ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyiapkan arah pembangunan tahun 2027 dengan menitikberatkan pada percepatan infrastruktur strategis dan penguatan sektor pariwisata. Dua fokus ini diproyeksikan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Purbalingga, Nugroho Priyo Pratomo, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan ke depan harus meninggalkan pola sektoral yang berjalan sendiri-sendiri.
“Pendekatan sektoral yang berjalan sendiri-sendiri sudah tidak memadai. Yang dibutuhkan adalah orkestrasi pembangunan yang kolaboratif dan berbasis hasil,” ujarnya saat Musrenbangcam 2026 penyusunan RKPD 2027 Daerah Pemilihan I di Aula Kecamatan Purbalingga, Jumat (27/2/2026).
Menurut Nugroho, pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi wajib memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan warga. Pemkab akan memprioritaskan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi, memperlancar mobilitas, serta memperkuat pelayanan dasar masyarakat.
Selain itu, sektor pariwisata diposisikan sebagai instrumen pemerataan ekonomi wilayah. Pemkab mendorong pengembangan destinasi yang terintegrasi dengan pelaku UMKM, perajin lokal, hingga masyarakat sekitar kawasan wisata.
“Pengelola wisata silakan mengusulkan kebutuhan pengembangan, baik akses jalan, amenitas, maupun fasilitasi UMKM agar produk lokal bisa dipasarkan di kawasan wisata,” kata Nugroho.
Di sisi tata kelola, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan akuntabilitas dan transparansi anggaran. Setiap program diharapkan memiliki dampak terukur sehingga mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah. Nugroho menekankan birokrasi harus bergerak lebih adaptif dan berorientasi pada hasil. “Pelayanan publik harus lebih cepat, tepat, dan memuaskan masyarakat. Birokrasi harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar prosedur,” tegasnya.
Tampung Aspirasi Masyarakat
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, Tenny Juliawaty, menilai Musrenbang menjadi momentum penting untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar masuk dalam perencanaan daerah. DPRD, kata dia, berkomitmen mengawal usulan dari tingkat desa hingga kecamatan agar dapat dibahas pada forum perangkat daerah dan Musrenbang kabupaten.
Baca juga: Ambal Costume Carnival 2026 Meriahkan Ramadan, Ambalresmi Perkuat Identitas Desa Wisata
“Tugas kami adalah memastikan aspirasi masyarakat ini bisa diakomodasi dan diperjuangkan, baik melalui forum OPD maupun melalui pokok-pokok pikiran DPRD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Tenny menambahkan, pokok-pokok pikiran DPRD akan diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, mulai dari dukungan permodalan, bantuan keuangan khusus, hibah, hingga bantuan sosial. Langkah ini diharapkan selaras dengan tema RKPD 2027 sehingga pembangunan infrastruktur dan pariwisata mampu memperkuat sektor pertanian, UMKM, dan desa wisata.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan fisik perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bidang pendidikan, kesehatan, pelatihan keterampilan, serta pemberdayaan pemuda dan perempuan dinilai harus tetap menjadi perhatian. “Infrastruktur penting, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” pungkasnya.