ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Warga Kembaran, Kabupaten Banyumas, mengalami nasib nahas setelah niat mencari teman lewat aplikasi kencan justru berakhir dengan kehilangan mobil miliknya senilai Rp 98 juta. Pelaku yang mengaku sebagai dokter berhasil membawa kabur kendaraan korban, namun polisi berhasil menangkapnya di Kuningan kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Silalahi melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban berkenalan dengan pria berinisial MWIR (24) melalui aplikasi kencan pada Jumat (20/2/2026). Pelaku meyakinkan korban dengan identitas palsu sebagai dokter yang bertugas di salah satu rumah sakit di Purwokerto, bahkan menunjukkan kartu identitas dokter (handy card) untuk menambah kepercayaan.
“Pelaku menggunakan identitas palsu agar korban percaya. Mereka sempat berkeliling kota menggunakan mobil korban sebelum insiden penggelapan terjadi,” jelas AKP Ardi, Senin (23/2/2026).
Kejadian penggelapan berlangsung saat keduanya singgah di sebuah kafe di Purwokerto Timur pada Sabtu malam (21/2/2026). Dengan dalih ingin melakukan top up saldo di minimarket, pelaku meminjam kunci mobil korban. Namun, pelaku tidak kembali, dan korban yang gelisah akhirnya dibantu pengunjung kafe lain melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Purwokerto Timur.
Tim Reskrim Polsek bekerja sama dengan Resmob Polresta Banyumas segera menelusuri rekaman CCTV dan melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, identitas pelaku berhasil diungkap dan MWIR ditangkap di Kuningan pada Minggu (22/2/2026) malam, bersama barang bukti mobil korban.
Baca juga: Polri Bongkar Sindikat Penyelundupan Timah Bangka Belitung–Malaysia, Tujuh Tersangka Diamankan
AKP Ardi menambahkan, “Pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 492 dan/atau 486 KUHPidana terkait penggelapan dan perbuatan curang.”
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tetap waspada ketika berinteraksi dengan orang baru melalui aplikasi kencan. Jangan mudah percaya dengan identitas seseorang, serta hindari menyerahkan kunci kendaraan atau barang berharga kepada orang yang baru dikenal.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.