ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana khas di wilayah Banyumas. Menjelang waktu berbuka, aneka takjil tradisional mulai diburu masyarakat untuk mengawali santap setelah seharian berpuasa. Cita rasa manis, gurih, hingga hangat dari jajanan khas daerah ini menjadi daya tarik tersendiri, baik bagi warga lokal maupun pendatang.
Berikut deretan takjil khas Banyumas yang paling banyak dicari saat berbuka puasa:
1. Mendoan
Siapa yang tak kenal mendoan? Gorengan berbahan tempe tipis yang dibalut tepung berbumbu ini menjadi ikon kuliner Banyumas. Teksturnya yang lembek (mendo) dan disajikan hangat dengan sambal kecap pedas membuat mendoan selalu laris manis di lapak takjil.
2. Kraca
Kraca merupakan olahan keong sawah yang dimasak dengan kuah rempah pedas. Takjil satu ini punya penggemar setia karena sensasi pedas gurihnya cocok untuk membangkitkan selera setelah berpuasa. Biasanya kraca dijual dalam keadaan hangat di pinggir jalan saat Ramadan.
3. Gethuk Goreng
Camilan berbahan singkong ini terkenal manis legit. Gethuk goreng khas Banyumas memiliki warna cokelat keemasan dengan tekstur padat namun lembut di dalam. Rasanya yang manis membuatnya cocok sebagai pembuka sebelum menyantap makanan utama.
Baca juga:
Gelar Silaturahmi Kebangsaan, H. Wastam Ajak Warga Baturraden Perkuat Bhinneka Tunggal Ika di Momentum Imlek 2026
4. Cimplung
Cimplung adalah singkong yang direbus lama dalam gula merah dan santan hingga berwarna cokelat pekat. Rasanya manis legit dengan aroma khas gula jawa. Takjil tradisional ini sering hadir di pasar Ramadan karena mengenyangkan sekaligus menghangatkan tubuh.
5. Klepon
Bola-bola ketan berisi gula merah cair ini selalu menjadi favorit. Saat digigit, gula merah di dalam klepon akan lumer di mulut, berpadu dengan taburan kelapa parut yang gurih. Klepon banyak dipilih karena rasanya ringan namun memuaskan.
6. Es Dawet
Tak lengkap rasanya berbuka tanpa minuman segar. Es dawet khas Banyumas terkenal dengan cendol kenyal, santan gurih, dan gula merah cair yang manis. Minuman ini sangat cocok untuk melepas dahaga setelah seharian menahan haus.
Kehadiran berbagai takjil tradisional ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner Banyumas yang terus lestari dari generasi ke generasi. Saat Ramadan tiba, berburu takjil khas Banyumas bukan sekadar soal makanan, melainkan juga tentang menikmati tradisi dan kebersamaan yang selalu dirindukan setiap tahun.