Banner Utama

India Melirik Jawa Tengah, Investasi Mencapai Hampir Rp 672 Miliar

Daerah
By Vivin  —  On Feb 19, 2026
Caption Foto : Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersama para investor India yang berminat investasi di Jateng, Kamis (19/1/2026). (Foto : Dok. Kominfo Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah kembali menjadi magnet investasi asing. Kali ini, giliran 12 pengusaha asal India yang menyatakan minatnya menanam modal di berbagai sektor, mulai dari tekstil, teknologi, kesehatan, hingga industri padat karya dengan nilai investasi mencapai hampir Rp 672 miliar.

Kesempatan ini muncul saat kunjungan kerja Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, ke Semarang, Kamis (19/2/2026). Dubes India diterima hangat oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di kompleks kantor gubernur.

“Jawa Tengah memiliki iklim investasi yang stabil, baik secara politik, sosial, maupun ekonomi. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor India,” ujar Shri Sandeep.

Ia menambahkan, dua pabrik India saat ini sedang dalam tahap pembangunan, yang akan menyerap sekitar 700–800 tenaga kerja lokal.

Selain itu, Dubes India mengundang Gubernur Luthfi untuk melakukan roadshow ke kota-kota strategis di India guna menarik lebih banyak investor. Ia menekankan, India dan Indonesia memiliki kesamaan, baik dari sisi jumlah penduduk, keragaman budaya, maupun sistem demokrasi, sehingga peluang kerja sama ekonomi sangat besar.

Baca juga: Perbaikan Jalan Semarang–Godong Dikebut, Target Fungsional Sebelum Arus Mudik

Jateng Siap Jadi Investasi Utama

Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik antusiasme investor India. Ia menekankan, Jawa Tengah siap menjadi destinasi investasi utama.

“India menempati posisi ke-17 dalam daftar negara investor di Jawa Tengah, dengan nilai investasi mencapai hampir Rp672 miliar pada triwulan III 2026. Beberapa perusahaan bahkan akan segera melakukan groundbreaking di Kendal dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), dengan nilai hampir 500 juta dolar AS,” jelas Luthfi.

Luthfi juga menyampaikan peluang investasi strategis ke depan, terutama di sektor ekonomi hijau, pengembangan tenaga medis dan rumah sakit, serta industri padat karya seperti garmen.

“Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini mendekati 5,37 persen, di atas rata-rata nasional, yang tidak lepas dari masuknya investasi asing, termasuk dari India,” tambahnya.

Baca juga: D’Modifest 2026 Semarang Menggelegar, Panggung Modest Fashion Jateng Siap Tembus Pasar Dunia

Dengan kunjungan ini, hubungan ekonomi antara Jawa Tengah dan India diharapkan semakin erat, membuka lebih banyak lapangan kerja, dan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai pusat investasi di Indonesia.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: