1.100 Pelari Ramaikan Bank Jateng Friendship Run Semarang

Pemanasan Menuju Borobudur Marathon 2026
Daerah Olahraga
By Hervina  —  On Sep 20, 2026
Caption Foto : Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi melepas peserta Bank Jateng Friendship Run di Kota Semarang, Minggu (20/9/2026). (Foto : Dok. Diskomdigi Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Sebanyak 1.100 pelari memeriahkan Bank Jateng Friendship Run di Kota Semarang, Minggu (20/9/2026). Ajang lari 5 kilometer (5K) ini menjadi bagian dari rangkaian pemanasan menuju Borobudur Marathon 2026 yang akan digelar pada 15 November mendatang.

Bank Jateng Friendship Run tidak hanya mengusung olahraga lari, tetapi juga membawa pesan tentang kebersamaan dan penerapan gaya hidup sehat. Pesertanya berasal dari berbagai kelompok usia dan latar belakang, menjadikan kegiatan ini sebagai ruang pertemuan masyarakat, komunitas lari, sekaligus pelaku usaha lokal.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, Bank Jateng Friendship Run Semarang menjadi salah satu rangkaian pemanasan sebelum pelaksanaan Borobudur Marathon 2026. Kegiatan tersebut juga menjadi putaran kedua setelah sebelumnya digelar di Boyolali.

"Event Bank Jateng Friendship Run ini diikuti sekitar seribu pelari. Ini merupakan pemanasan Borobudur Marathon pada 15 November nanti. Ini putaran kedua, sebelumnya di Boyolali," kata Luthfi seusai mencapai garis finis.

Selain aktivitas olahraga, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM. Sejumlah stan UMKM binaan Bank Jateng turut hadir dan menawarkan berbagai produk kepada peserta maupun masyarakat yang datang.

Baca juga: 120 Pengendara Jelajah Jakarta-Mandalika

Menurut Luthfi, keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan event olahraga berskala besar. Menurutnya, kegiatan seperti Borobudur Marathon dapat menjadi penggerak ekonomi baru sekaligus memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal.

"Tidak hanya aspek olahraga, tetapi bagaimana meningkatkan ekonomi baru di wilayah kita, yaitu melalui UMKM," ujarnya.

Angkat Potensi UMKM Jateng

Ia menambahkan, potensi UMKM Jateng juga terlihat dalam berbagai kegiatan besar yang sebelumnya digelar di provinsi tersebut. Salah satunya pameran dalam rangka MTQ Nasional XXXI yang mampu mencatat transaksi hingga miliaran rupiah. Pengalaman tersebut diharapkan dapat kembali terjadi dalam rangkaian Borobudur Marathon 2026, terutama melalui keterlibatan lebih banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

"Harapan saya Borobudur Marathon nanti diikuti lebih banyak negara. Tahun kemarin ada 58 negara, diharapkan tahun ini melebihi tahun kemarin," jelasnya.

Baca juga: Anniversary IX SSB Masjaya Sokaraja, 16 SSB Siap Adu Talenta Rebut Puluhan Juta Rupiah

Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widiyatmoko mengatakan, sebanyak 10 UMKM binaan Bank Jateng dilibatkan dalam Bank Jateng Friendship Run Semarang. Para pelaku usaha tersebut merupakan hasil kurasi dari lima cabang Bank Jateng.

Kehadiran UMKM, kata Bambang, bukan sekadar pelengkap kegiatan. Event olahraga juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya sekaligus belajar memenuhi kebutuhan kegiatan berskala lebih besar.

"Selain mendukung gaya hidup sehat, ajang ini juga dimanfaatkan untuk membuat pelaku usaha kecil bisa naik kelas dan terbiasa menyediakan untuk event lebih besar lagi," katanya.

Keterlibatan UMKM akan diperluas pada pelaksanaan Borobudur Marathon 2026. Hal ini seiring dengan jumlah peserta yang diperkirakan mencapai sekitar 13.500 pelari. Sehingga Borobudur Marathon tidak hanya menjadi ajang olahraga dan promosi pariwisata, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi UMKM dan ekonomi kreatif Jawa Tengah untuk berkembang. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat
VOX

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat

Redaksi Orbit-News.com | 17 Sep 2026

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: