ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS – Seorang warga lanjut usia dilaporkan hilang saat mencari kayu bakar di kawasan hutan Desa Karang Kemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Hingga lebih dari 24 jam berlalu, korban belum kembali ke rumah sehingga memicu upaya pencarian oleh tim SAR bersama warga setempat.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Ancaman Gagal Panen, Gubernur Jateng Dorong Pengajuan Asuransi Pertanian
Korban diketahui bernama Kardan (78), warga Desa Karang Kemiri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kardan berangkat ke hutan pada Sabtu (10/1/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB untuk mencari kayu bakar, aktivitas yang kerap ia lakukan sehari-hari. Namun hingga Minggu, korban tak kunjung pulang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap, M. Abdullah, menjelaskan bahwa sempat ada saksi yang melihat korban berada di area hutan desa sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah itu, keberadaan Kardan tidak lagi diketahui.
Baca juga: Kasus Kanker Anak Masih Tinggi, RSUP Sardjito dan Pemkab Cilacap Perkuat Deteksi Dini
“Warga dan pemerintah desa telah melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat, namun belum membuahkan hasil. Karena itu, laporan kemudian diteruskan ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas,” ujar Abdullah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Cilacap langsung mengerahkan satu tim rescuer dari Unit Siaga SAR Banyumas pada Minggu sore sekitar pukul 16.45 WIB. Tim dilengkapi berbagai peralatan pencarian, termasuk Thermal UAV atau drone termal untuk mendeteksi panas tubuh, alat navigasi, serta perangkat komunikasi.
Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 18.15 WIB dan segera melakukan koordinasi dengan unsur terkait, seperti pemerintah desa, aparat setempat, dan relawan. Selain itu, tim juga melakukan asesmen kondisi lapangan serta menyusun strategi pencarian yang akan dilanjutkan secara intensif.
“Fokus pencarian diarahkan ke area hutan yang diduga menjadi jalur aktivitas korban, dengan mempertimbangkan kondisi medan dan faktor cuaca,” tambah Abdullah.
Baca juga: Boyolali Jadi Incaran Investor China, Proyek Air Minum Rp160 Miliar Segera Digarap
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Pihak SAR mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan agar selalu memperhatikan kondisi fisik, membawa perlengkapan memadai, serta memberi tahu keluarga atau warga sekitar sebelum berangkat guna menghindari kejadian serupa.