ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Proses Pemilihan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode 2026–2030 terus berlanjut. Memasuki tahapan kelima, panitia seleksi menggelar pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi para bakal calon rektor yang telah lolos seleksi administrasi.
Baca juga: Mahasiswa PGSD UMP Tembus Program Internasional SEA Teacher
Pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU) dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026) di Paviliun Geriatri RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto. Sebanyak empat bakal calon rektor mengikuti tahapan ini, yakni Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng, Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc., serta Dr. Khavid Faozi, S.P., M.P.
Direktur RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, dr. Heri Dwi Purnomo, Sp.An-TI, secara langsung menyambut kehadiran para bakal calon sekaligus membuka rangkaian pemeriksaan. Ia menegaskan, tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para kandidat dalam mengemban tanggung jawab sebagai pimpinan perguruan tinggi.
Baca juga: UIN Saizu–Kedubes Thailand Rancang Pembinaan Mahasiswa hingga Jaringan Karier Global
“Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif guna memastikan para bakal calon memiliki kondisi kesehatan yang prima dan mampu menjalankan tugas kepemimpinan universitas dengan optimal,” ujarnya.
Pelaksanaan MCU dipimpin oleh Dr. Gede Perdana, Sp.PD., Subs. R(K), M.Biomed., yang mengoordinasikan tim dokter lintas bidang. Pemeriksaan meliputi tes laboratorium lengkap, termasuk pengecekan darah, fungsi ginjal dan hati, serta tes bebas narkotika. Selain itu, dilakukan pemeriksaan radiologi melalui foto rontgen thoraks, rekam jantung atau elektrokardiogram (EKG), pemeriksaan fisik oleh dokter spesialis penyakit dalam, serta tes psikologi untuk menilai kesehatan rohani dan stabilitas emosional.
Baca juga: Internasionalisasi UIN Saizu Menguat, 16 Mahasiswa Asing Kuliah di Purbalingga
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsoed, Prof. Dr. Dwi Nugroho Wibowo, M.S., menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan syarat wajib bagi bakal calon sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
“Ini adalah tahapan krusial. Hanya bakal calon yang memenuhi persyaratan kesehatan yang dapat mengikuti proses selanjutnya, yaitu penetapan dan pengumuman bakal calon rektor,” katanya.
Baca juga: Unsoed Gandeng Purbasari, Kembangkan Wisata Edukasi Berbasis Riset dan MBKM
Sesuai jadwal, panitia akan menetapkan dan mengumumkan bakal calon rektor Unsoed yang lolos seluruh tahapan pada 15 Januari 2026. Tahapan ini sekaligus menjadi penentu arah lanjutan Pilrek Unsoed menuju pemilihan rektor definitif periode 2026–2030.