ORBIT-NEWS.COM, BOGOR – Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Januari 2026, progres fisik sekolah berasrama tersebut telah mencapai 43 persen, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 40 persen.
Perkembangan itu terungkap saat Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo meninjau langsung lokasi pembangunan, Senin (12/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Dedi memastikan bahwa proyek strategis di bidang pendidikan ini berjalan sesuai perencanaan dan menunjukkan tren percepatan positif. Menurut Dedi, capaian tersebut diraih setelah pembangunan berlangsung sekitar lima setengah bulan. Hasil pemantauan bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia serta tim pelaksana di lapangan menunjukkan kesiapan infrastruktur yang terus meningkat, baik dari sisi bangunan utama maupun fasilitas pendukung.
Baca juga: Mahasiswa PGSD UMP Tembus Program Internasional SEA Teacher
Dengan progres yang ada, Dedi optimistis seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu. SMA KTB Gunung Sindur ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026. Kampus baru ini nantinya akan menjadi pusat kegiatan belajar mengajar bagi siswa angkatan pertama yang saat ini masih menjalani pendidikan sementara di SMA Global Darussalam, Yogyakarta.
Tak hanya itu, Dedi juga berharap siswa angkatan kedua SMA KTB dapat langsung mengawali pendidikan di kampus Gunung Sindur. Saat ini, proses seleksi peserta didik untuk angkatan kedua masih berlangsung dan diharapkan rampung seiring penyelesaian pembangunan.
Baca juga: UIN Saizu–Kedubes Thailand Rancang Pembinaan Mahasiswa hingga Jaringan Karier Global
“Sesuai jadwal, kegiatan belajar mengajar di SMA KTB Gunung Sindur direncanakan dimulai Juli 2026. Kami optimistis target tersebut bisa tercapai,” ujar Dedi.
SMA Kemala Taruna Bhayangkara dirancang sebagai sekolah unggulan yang memadukan pendidikan akademik, pembentukan karakter, serta penguatan nilai kebangsaan. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi kontribusi nyata Polri dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, dan berjiwa nasionalis.
Baca juga: Internasionalisasi UIN Saizu Menguat, 16 Mahasiswa Asing Kuliah di Purbalingga