ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN – Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan furniture di Desa Jatimulyo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Polisi menduga kobaran api dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menjalar hingga menghanguskan bangunan beserta isinya.
Gudang tersebut diketahui merupakan milik Ganjar Yuwono. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden itu mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa bermula ketika seorang warga, Tri Nur Arifin, melihat kepulan asap dari arah gudang saat berada di teras rumahnya. Setelah mendekat, ia mendapati api telah membesar dan melalap bangunan penyimpanan furniture.
Informasi itu kemudian diteruskan oleh perangkat Desa Jatimulyo, Teguh Rodiyanto, kepada pemilik gudang yang saat kejadian berada di Kecamatan Sruweng. Laporan selanjutnya disampaikan ke Polsek Petanahan yang langsung mengerahkan personel ke lokasi.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh api dari pembakaran sampah yang tidak terkendali.
Baca juga: Pendaftar Komisi Informasi Jateng Tembus 177 Orang
"Petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pendataan, dan penyelidikan. Dugaan sementara, api berasal dari pembakaran sampah yang kemudian merambat ke gudang," jelas Kapolres.
Sejumlah barang di dalam gudang, seperti lemari, dipan, dan papan kayu, tidak berhasil diselamatkan karena hangus terbakar. Sementara itu, Kapolsek Petanahan AKP Supriyo bersama jajaran turut melakukan pendataan serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman.
Polres Kebumen mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di tengah musim kemarau. Api yang dibiarkan tanpa pengawasan berpotensi menjalar dengan cepat dan memicu kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar.
Masyarakat juga diimbau untuk memilih cara yang lebih aman dalam mengelola sampah serta memastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. (*)
Baca juga: Bakar Sampah Ditinggal, Lahan 1,3 Hektare di Karanganyar Kebumen Dilalap Api
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.