Emas Cukim Kian Dilirik karena Murah, Pahami Kelebihan dan Risikonya Sebelum Investasi

Bisnis
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Jun 07, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga emas mendorong masyarakat mencari instrumen investasi yang dinilai aman untuk menjaga nilai aset. Di tengah tingginya minat terhadap logam mulia, emas cukim menjadi salah satu pilihan yang banyak diminati karena harganya relatif lebih terjangkau dibanding emas batangan bersertifikat.

Meski menawarkan harga yang lebih rendah, calon pembeli perlu memahami karakteristik, kelebihan, hingga risiko yang melekat pada emas cukim sebelum menjadikannya sebagai instrumen investasi. 

Emas cukim merupakan emas yang berasal dari hasil peleburan ulang perhiasan lama atau emas bekas yang kemudian dicetak kembali dalam bentuk sederhana, seperti batangan kecil maupun bongkahan. Istilah "cukim" merujuk pada proses pemurnian emas untuk mengurangi kandungan logam campuran yang terdapat di dalamnya.

Berbeda dengan emas batangan resmi yang diproduksi perusahaan besar, emas cukim umumnya dibuat oleh pengrajin atau toko emas lokal. Karena tidak dilengkapi sertifikat resmi, kadar dan keaslian emas cukim biasanya perlu diuji kembali ketika akan dijual atau dijadikan jaminan. Sebelum membeli, penting untuk mengenali sejumlah karakteristik emas cukim agar tidak keliru dalam menilai kualitas dan nilainya.

Beberapa ciri umum emas cukim antara lain:

Baca juga: Nilai Investasi Turun? Jangan Panik, Ini 9 Strategi Cerdas yang Bisa Dilakukan

  • Tidak memiliki sertifikat resmi seperti emas batangan Antam, UBS, atau Galeri 24.
  • Hanya dilengkapi cap berat dan kadar dari toko atau pengrajin yang memproduksinya.
  • Berasal dari peleburan ulang perhiasan atau emas bekas.
  • Diproduksi secara lokal dengan bentuk yang cenderung sederhana dan tidak seragam.
  • Memiliki kadar emas yang bervariasi, umumnya berkisar antara 90 hingga 99 persen.

Meski tidak sepopuler emas batangan bersertifikat, emas cukim tetap memiliki pasar tersendiri. Salah satu faktor utamanya adalah harga yang lebih ramah di kantong sehingga cocok bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi dengan modal terbatas. Selain itu, emas cukim juga menawarkan sejumlah keuntungan lain, di antaranya:

1. Harga Lebih Murah

Karena tidak memerlukan biaya sertifikasi dan kemasan resmi, harga emas cukim biasanya lebih rendah dibandingkan emas batangan bermerek.

2. Kadar Emas Relatif Tinggi

Banyak emas cukim yang memiliki tingkat kemurnian tinggi, bahkan mendekati emas murni, tergantung proses pemurnian yang dilakukan. 

3. Tersedia dalam Beragam Ukuran

Baca juga: Waspadai Akun Investasi Palsu di Media Sosial, Kenali 5 Ciri Utamanya agar Tidak Jadi Korban Penipuan

Pembeli dapat memilih ukuran sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial, mulai dari ukuran kecil hingga berat yang lebih besar.

4. Pilihan Kadar yang Beragam

Sebagian penjual menawarkan variasi kadar emas yang memungkinkan pembeli menyesuaikan dengan tujuan investasi maupun kebutuhan lainnya.

5. Mudah Diperjualbelikan di Pasar Lokal

Banyak toko emas tradisional yang bersedia membeli kembali emas cukim sehingga tetap memiliki tingkat likuiditas yang cukup baik di pasar lokal.

Baca juga: Ini Cara Membuat QRIS untuk Usaha, Mudah dan Bisa Langsung Digunakan!

6. Berpotensi Memberikan Keuntungan

Harga beli yang relatif lebih rendah membuka peluang memperoleh margin keuntungan saat harga emas naik, terutama bagi pelaku usaha maupun investor skala kecil.

Di balik berbagai kelebihannya, emas cukim juga memiliki sejumlah risiko yang perlu menjadi perhatian calon investor. Ketiadaan sertifikat membuat proses verifikasi keaslian dan kadar emas bergantung pada pengujian ulang. Hal ini dapat menambah biaya serta memperpanjang proses transaksi. Karena berasal dari hasil peleburan ulang, kadar emas yang tertera belum tentu sepenuhnya sesuai dengan kondisi aktual. Perbedaan kadar dapat memengaruhi nilai jual saat transaksi kembali.

Setiap produsen atau pengrajin dapat menghasilkan kualitas yang berbeda-beda sehingga pembeli harus lebih teliti dalam memilih penjual yang terpercaya. Tanpa sertifikat resmi, nilai jual kembali emas cukim umumnya mendapat potongan lebih besar dibanding emas batangan bersertifikat. Beberapa lembaga keuangan maupun perusahaan investasi hanya menerima emas resmi yang memiliki sertifikat sehingga pilihan transaksi menjadi lebih terbatas. 

Sebelum dijual atau digadaikan, emas cukim biasanya harus melalui proses pengujian ulang untuk memastikan kadar dan nilainya. Proses ini membuat transaksi lebih lama dibanding emas bersertifikat.

Emas cukim dapat menjadi alternatif investasi bagi masyarakat yang ingin memiliki emas dengan modal lebih terjangkau. Namun, karena tidak dilengkapi sertifikat resmi dan memiliki standar kualitas yang beragam, pembeli perlu lebih berhati-hati serta memastikan transaksi dilakukan di toko emas yang memiliki reputasi baik.

Bagi investor yang mengutamakan kemudahan jual beli dan kepastian nilai aset, emas batangan bersertifikat masih menjadi pilihan yang lebih aman. Sementara itu, emas cukim dapat dipertimbangkan bagi mereka yang memahami risiko dan mampu melakukan pengecekan kadar emas secara cermat sebelum bertransaksi. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: