Dosen UIN Saizu Kenalkan Ekonomi Syariah kepada Diaspora Indonesia di Australia

Pendidikan
By Vivin  —  On Aug 26, 2026
Caption Foto : Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Saizu, yang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Australia.(Foto : Dok. UIN Saizu).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Kiprah akademisi Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus berkembang hingga ke tingkat internasional. Salah satunya ditunjukkan Prof. Ahmad Dahlan, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Saizu, yang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Australia.

Pengabdian ini menyasar komunitas diaspora Indonesia sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan pemikiran dan kontribusi UIN Saizu dalam pengembangan ekonomi serta keuangan Islam di kancah global. Kegiatan berlangsung di Masjid Baitul Makmur yang merupakan salah satu tempat berkumpulnya komunitas Muslim di kawasan Laverton. Lokasinya berada sekitar 20 kilometer di sebelah barat pusat Kota Melbourne.

Prof. Ahmad Dahlan melaksanakan kegiatan tersebut di sela penelitian yang tengah dijalaninya di Australia. Untuk mencapai lokasi pengabdian, ia menempuh perjalanan menggunakan kereta dari Flinders Street Station menuju Laverton dengan waktu perjalanan sekitar satu jam.

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Ahmad Dahlan tidak hanya menyampaikan materi akademik, tetapi juga mengajak masyarakat memahami perkembangan ekonomi Islam di tengah dinamika perekonomian global. Ia menjelaskan bahwa ekonomi dan keuangan Islam memiliki peluang untuk terus berkembang, termasuk di negara-negara yang bukan mayoritas Muslim.

“Ekonomi Islam sekarang tidak hanya menjadi perhatian negara-negara Muslim. Di negara-negara non-Muslim, termasuk Australia, perkembangan ekonomi dan keuangan Islam juga mulai menunjukkan potensi yang besar,” terangnya.

Baca juga: Bukan Sekedar Kenyang, Ini Makanan yang Bisa Mendukung Kecerdasan Anak

Ekosistem Ekonomi Islam Australia

Menurutnya, perkembangan ekonomi Islam di Australia dapat dilihat dari semakin luasnya kajian akademik hingga munculnya berbagai lembaga yang bergerak di bidang keuangan syariah.

Di sisi lain, ekosistem ekonomi Islam di Australia juga didukung sejumlah lembaga yang bergerak di sektor keuangan syariah. Beberapa di antaranya Islamic Bank Australia (IBA), Muslim Community Cooperative Australia (MCCA), Ijarah Finance, dan Australian Centre for Islamic Finance (AusCIF).

Kegiatan pengabdian ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian penguatan kerja sama internasional FEBI UIN Saizu.  Kerja sama tersebut menjadi pijakan untuk memperluas kolaborasi antara FEBI UIN Saizu dan AusCIF. Ruang lingkupnya mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan kapasitas sivitas akademika dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah.

Melalui kegiatan di Australia tersebut, UIN Saizu tidak hanya membawa aktivitas akademik ke luar negeri, tetapi juga memperluas manfaat ilmu pengetahuan kepada masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.

Baca juga: UIN Saizu Buka KIP Kuliah 2026, 315 Mahasiswa Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi FEBI UIN Saizu dalam membangun jejaring akademik internasional. Bagi kampus, pengabdian kepada masyarakat di Australia menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperkenalkan kontribusi perguruan tinggi Islam Indonesia dalam perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat global. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: