ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS – Sebanyak 280 hewan peliharaan di Banyumas mendapat vaksin rabies gratis. Meski Kabupaten Banyumas masih berstatus zona bebas rabies, pemerintah daerah tetap memperketat pencegahan karena ancaman penyakit tersebut bisa datang dari hewan yang masuk dari wilayah lain.
Vaksinasi gratis itu digelar dalam rangka World Rabies Day 2026, Selasa (6/10/2026). Sebanyak 148 pemilik hewan tercatat mengikuti kegiatan tersebut.
Tak hanya vaksinasi, hewan yang datang juga menjalani pemeriksaan kesehatan. Kegiatan melibatkan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Tengah II dan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas Kusbiono mengatakan, Pemkab Banyumas menyediakan total 800 dosis vaksin rabies gratis sepanjang 2026.
Sebanyak 208 dosis sebelumnya telah digunakan untuk vaksinasi di Kecamatan Banyumas dan Tambak.
Baca juga: Gigi Anak Mulai Goyang, Jangan Panik! Ini Usia Normal Gigi Susu Tanggal
"Dan hari ini kami alokasikan sebanyak 300 dosis," kata Kusbiono.
Banyumas Tak Mau Lengah
Kusbiono mengatakan, status Banyumas sebagai zona bebas rabies tetap harus dijaga. Salah satu ancaman yang diantisipasi adalah masuknya hewan dari daerah lain.
Apalagi, sejumlah wilayah di sekitar Banyumas masih belum berstatus bebas rabies.
"Karena di Jawa Barat dan Jawa Timur kan belum bebas, jadi kita juga mengupayakan nantinya akan ada vaksinasi di daerah perbatasan," ujarnya.
Baca juga: BAM DPR RI Soroti Risiko Bencana di Kebumen, Warga Diminta Tak Hanya Siaga Saat Darurat
Jumlah vaksin yang disiapkan tahun ini juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Pemkab Banyumas menyediakan 500 dosis vaksin rabies.
Sementara pada 2026 jumlahnya bertambah menjadi 800 dosis, termasuk dukungan 150 dosis dari pemerintah provinsi.
"Tahun kemarin kami anggarkan untuk 500 dosis vaksin rabies. Tahun ini kami mendapat bantuan dari provinsi sebanyak 150 dosis. Sehingga total kami bisa pengadaan 800 dosis," jelasnya.
Cegah Rabies Sebelum Terlambat
Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti mengatakan, vaksinasi menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi hewan sekaligus mencegah rabies menular kepada manusia.
Baca juga: Pemkab Pemalang Evaluasi Kepala Sekolah Terkait Kasus Perundungan, Satgas Bullying Disiapkan
Menurutnya, rabies merupakan penyakit berbahaya yang dapat ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies, seperti anjing, kucing, kera dan mamalia lainnya.
Jika tidak segera ditangani, penyakit tersebut dapat berakibat fatal.
"Karena itu pencegahan rabies tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau petugas kesehatan hewan, namun harus ada kepedulian dan tanggung jawab dari semua masyarakat," kata Lintarti.
Antusiasme masyarakat dalam kegiatan vaksinasi gratis tersebut cukup tinggi. Tercatat 148 pemilik membawa 280 hewan untuk mendapatkan vaksin.
"Alhamdulillah hari ini pendaftar mencapai 148 dengan jumlah hewan 280," ungkapnya.
Baca juga: Dua Kebakaran Lahan Melanda Kebumen, 5,7 Hektare Terbakar dalam Sehari
Pemkab Banyumas menargetkan vaksinasi rabies gratis dilaksanakan di lima titik selama 2026. Hingga Oktober, tiga titik telah terlaksana dan masih tersisa dua titik yang akan digelar secara bertahap.
"Kurang dua titik lagi. Jadi mudah-mudahan nanti bisa semuanya ter-cover, kemudian juga pemilik-pemilik hewan, utamanya kucing, kera, dan anjing itu bisa semuanya disuntik, divaksinasi untuk bebas rabies," pungkasnya. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.