Anggaran Perbaikan Jalan Provinsi di Wonogiri Naik Tajam, Pemprov Jateng Kucurkan Rp42 Miliar untuk Jalur Perbatasan

Daerah
By Vivin  —  On Jun 16, 2026
Caption Foto : Jalan propinsi di Kabupaten Wonogiri akan mulai diperbaiki bulan depan. (Foto : Dok. Diskomdigi Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, WONOGIRI – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meningkatkan secara signifikan anggaran perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Wonogiri pada tahun 2026. Dari semula hanya Rp9,4 miliar, nilai anggaran melonjak menjadi Rp42 miliar guna mempercepat penanganan sejumlah ruas strategis yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tambahan anggaran tersebut merupakan bagian dari kebijakan realokasi dana infrastruktur senilai Rp200 miliar yang digulirkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi yang mengalami penurunan kondisi akibat cuaca ekstrem dan tingginya volume kendaraan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengatakan, dana sebesar Rp42 miliar itu akan digunakan untuk enam paket pekerjaan di sejumlah ruas jalan prioritas di Kabupaten Wonogiri.

“Dengan adanya tambahan alokasi melalui Perkada, total anggaran penanganan jalan provinsi di Wonogiri menjadi Rp42 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk enam paket pekerjaan di beberapa ruas strategis,” ucapnya.

Baca juga: Gempur Rokok Ilegal, Pemkab Banyumas dan Bea Cukai Ajak Warga Jadi Konsumen Cerdas

Ruas Jalan Perbatasan Jadi Prioritas

Salah satu ruas yang menjadi fokus perbaikan adalah Jalan Ngadirojo–Biting yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur. Jalur sepanjang sekitar 40 kilometer tersebut menjadi akses penting menuju Kabupaten Ponorogo dan berperan besar dalam mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.

Selain itu, perbaikan juga akan dilakukan di ruas Jalan Ngadirojo–Giriwoyo melalui pekerjaan betonisasi dan pengaspalan dua lapis pada dua titik berbeda. Jalan sepanjang 37 kilometer ini merupakan penghubung utama menuju jalur nasional di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Ruas lainnya yang masuk dalam daftar prioritas adalah Jalan Wonogiri–Manyaran–Blimbing yang mengarah ke wilayah perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menurut Henggar, kondisi jalan provinsi di Wonogiri mengalami penurunan tingkat kemantapan paling signifikan dibanding daerah lain di Jawa Tengah pada tahun ini. Faktor penyebabnya antara lain usia jalan yang sudah tua, tingginya lalu lintas kendaraan, curah hujan ekstrem pada awal 2026, hingga kondisi tanah yang relatif labil. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk mempercepat penanganan melalui tambahan anggaran agar kualitas jalan dapat segera ditingkatkan.

“Pak Gubernur meminta pembangunan jalan provinsi dipercepat. Dengan tambahan anggaran ini, kami berharap kondisi jalan menjadi lebih baik sehingga masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman,” jelasnya.

Baca juga: Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Ahmad Luthfi Ajak Warga Jateng Berikan Data Akurat untuk Pembangunan

Pekerjaan fisik perbaikan jalan direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026. 

Kepala DPUPR Kabupaten Wonogiri, Prihadi Ariyanto, menyambut baik tambahan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas infrastruktur jalan akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Ia berharap seluruh proyek dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh warga, terutama di wilayah yang selama ini menghadapi kendala akses transportasi akibat kondisi jalan yang rusak. (*)


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: