Bus Trans Banyumas Dipastikan Beroperasi Lagi Maksimal 18 September 2026

Dianggarkan Rp 14 M di APBD Perubahan
Caption Foto : Bus Trans Banyumas dipastikan akan beroperasi kembali antara tanggal 17-18 September. (Foto : Dok. Redaksi Orbit-News.com).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Banyumas. Bus Trans Banyumas dipastikan kembali beroperasi setelah sempat menghentikan layanan sejak 30 Agustus 2026. Transportasi publik tersebut ditargetkan kembali melayani masyarakat paling lambat pada 18 September 2026.

Kepastian Bus Trans Banyumas beroperasi kembali disampaikan Direktur PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, kepada Orbit-News.com, Kamis (10/9/2026). Selain APBD Perubahan Banyumas 2026 sudah diajukan kepada gubernur, Ipoeng juga mengaku mendapat informasi langsung dari Bupati Banyumas mengenai rencana dimulainya kembali operasional Trans Banyumas.

“Sudah disampaikan Pak Bupati, operasional kembali Trans Banyumas antara tanggal 17-18 September ini,” kata Ipoeng.

Untuk mendukung operasional Trans Banyumas hingga Desember 2026, dibutuhkan anggaran sekitar Rp14 miliar. Anggaran tersebut telah masuk dalam APBD Perubahan Kabupaten Banyumas 2026. Dengan adanya dukungan anggaran tersebut, operasional Bus Trans Banyumas diharapkan dapat kembali berjalan seperti sebelumnya. Ipoeng memastikan, ketika layanan kembali beroperasi, belum ada perubahan tarif maupun rute perjalanan.

Perubahan tarif baru akan diberlakukan mulai tahun depan. Sementara untuk operasional hingga akhir 2026, tarif Bus Trans Banyumas masih menggunakan tarif yang berlaku sebelumnya.

Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut

“Masih sama seperti kemarin, harga tiket masih Rp3.900 untuk umum dan Rp2.000 untuk pelajar,” terangnya.

Dengan tarif yang saat ini berlaku, Trans Banyumas baru mampu menopang sekitar 20 persen biaya operasional secara mandiri. Sementara 80 persen kebutuhan biaya operasional lainnya masih ditopang melalui subsidi dari APBD Kabupaten Banyumas.

Penyesuaian Tarif Diberlakukan Tahun Depan

Kondisi tersebut ditargetkan berubah mulai tahun depan setelah dilakukan penyesuaian tarif. Tarif Trans Banyumas direncanakan menjadi Rp5.000 untuk penumpang umum dan Rp3.000 bagi pelajar. Dengan penyesuaian tarif tersebut, Trans Banyumas diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap biaya operasional. Dengan demikian, kebutuhan subsidi yang berasal dari APBD dapat berkurang.

Selain melalui penyesuaian tarif, pemasukan dari sektor iklan juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Trans Banyumas. Pemasangan iklan pada armada menjadi salah satu sumber pendapatan yang dapat membantu memperkuat kemampuan Trans Banyumas dalam membiayai operasional.

Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam

Ipoeng mengungkapkan, selama empat bulan beroperasi, yakni sejak 21 April hingga 29 Agustus 2026, Trans Banyumas telah menghasilkan pendapatan sekitar Rp2,5 miliar.

“Untuk 4 bulan kemarin, yaitu tanggal 21 April sampai dengan 29 Agustus 2026, Trans Banyumas sudah menghasilkan Rp2,5 miliar. Dengan berhentinya operasional sejak 30 Agustus, maka otomatis tidak ada pemasukan sama sekali,” ungkap Ipoeng.

Kehadiran kembali transportasi publik ini sudah sangat dinantikan warga Banyumas, terutama para pelajar dan pekerja. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat
VOX

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat

Redaksi Orbit-News.com | 17 Sep 2026

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: