UMKM Banyumas Raya Raup Penjualan Ratusan Juta dan Buka Peluang Ekspor di KKI 2026

EKBIS
By Hermiana E. Effendi  —  On Aug 25, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – UMKM Banyumas Raya sukses mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Selain meraup penjualan hingga ratusan juta rupiah, produk-produk unggulan dari wilayah Banyumas Raya juga berhasil membuka peluang ekspor ke pasar internasional.

Hingga penutupan KKI 2026, potensi transaksi ekspor UMKM Banyumas Raya mencapai 26 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp460 juta. Peluang tersebut diperoleh melalui business matching dengan calon pembeli dari Afrika dan Singapura, sementara buyer dari Amerika Serikat turut menunjukkan ketertarikan terhadap produk Abon Koki.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Aswin Gantina mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa UMKM Banyumas Raya memiliki potensi besar dan daya saing yang terus berkembang, baik di pasar nasional maupun internasional.

“Capaian UMKM Banyumas Raya pada KKI 2026 menunjukkan bahwa produk unggulan daerah memiliki kualitas dan potensi pasar yang semakin luas. Melalui perluasan pasar, terbukanya peluang ekspor dan prestasi yang diraih menjadi momentum untuk terus memperkuat inovasi, jejaring, dan akses pasar UMKM Banyumas Raya,” ujar Aswin di Purwokerto, Minggu (24/8/2026).

Partisipasi UMKM Banyumas Raya dalam KKI 2026 berlangsung melalui lima kategori, yakni Rumah Nusantara, Wastra Nusantara, Laras Nusantara, Cangkir Nusantara, dan Camilan Nusantara. Pada kategori Rumah Nusantara, Banyumas Raya diwakili Benang Mas, Kharisma Kerang, dan D&D Craft. Sementara kategori Wastra dan Laras Nusantara diikuti Pringmas, DK Gallery, serta Martadiredja. Untuk kategori Cangkir Nusantara, Banyumas Raya diwakili Koperasi Pageland atau Kasmaran. Adapun kategori Camilan Nusantara diikuti Bunga Palm, Wins Brown Sugar, dan Abon Koki.

Baca juga: Perajin Tikar Pandan di Banjarnegara Bergantung pada Pengepul, Harga Mentok Rp28 Ribu

Nilai Transaksi Hingga Ratusan Juta

Dari sisi transaksi, produk Banyumas Raya yang tampil dalam kategori Laras Nusantara mencatatkan penjualan sebesar Rp131,35 juta melalui Batik Martadiredja dan DK Fashion. Sementara Batik Pringmas pada kategori Wastra Nusantara membukukan penjualan Rp80,10 juta.

Produk UMKM Banyumas Raya dari kategori dekorasi rumah, kopi, dan makanan olahan juga turut menjangkau konsumen yang lebih luas melalui gelaran KKI 2026.

Peluang pasar internasional menjadi salah satu capaian penting dalam keikutsertaan Banyumas Raya tahun ini. Hasil business matching mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli dari sejumlah negara, termasuk Afrika dan Singapura.

Selain itu, buyer asal Amerika Serikat menunjukkan minat terhadap produk Abon Koki. Ketertarikan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengiriman sampel produk sebagai langkah awal untuk membuka peluang kerja sama dan ekspor.

Baca juga: Long Weekend Maulid Nabi, Daop 5 Purwokerto Layani Lebih dari 131 Ribu Pelanggan

Prestasi Banyumas Raya juga datang dari kompetisi Cangkir Barista. Perwakilan Banyumas Raya, Fadhluloh Bilal Chibran, berhasil meraih Juara Favorit 2 dalam kompetisi tersebut. Capaian transaksi, peluang ekspor, dan prestasi tersebut melengkapi kiprah UMKM Banyumas Raya di KKI 2026. Keikutsertaan mereka tidak hanya menjadi sarana promosi produk, tetapi juga membuka akses terhadap jejaring bisnis, pembiayaan, serta pasar yang lebih luas.

Secara nasional, KKI 2026 mencatatkan capaian yang cukup signifikan. Hingga 22 Agustus 2026, nilai penjualan sementara mencapai Rp144,2 miliar atau meningkat 46 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Business matching ekspor mencapai Rp169,9 miliar dengan melibatkan 192 UMKM dan pembeli dari 16 negara. Sementara business matching pembiayaan mencapai Rp285 miliar atau meningkat 30,3 persen dibandingkan rata-rata capaian tiga tahun terakhir.

Melalui KKI 2026, Bank Indonesia terus memperkuat ekosistem UMKM melalui peningkatan kapasitas usaha, inovasi, digitalisasi, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Keberhasilan UMKM Banyumas Raya di ajang nasional tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk lokal. Dengan semakin terbukanya akses pasar hingga mancanegara, produk unggulan Banyumas Raya diharapkan mampu semakin dikenal dan memiliki posisi yang kuat di pasar global.  (*)

Baca juga: Festival Kentongan Banyumas 2026 Jadi Magnet, Kedatangan Penumpang di Stasiun Purwokerto Naik 32 Persen

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: