Baba Yusuf Ajak GenZu 2026 Perkuat Akhlak agar Bijak Bermedia Sosial

Banyumas Raya Pendidikan
By Vivin  —  On Aug 18, 2026
Caption Foto : Pendakwah muda sekaligus influencer digital M. Yusuf Al Lampungi atau Baba Yusuf memberikan pesan-pesan kepada mahasiswa baru UIN Saizu Purwokerto Selasa (18/8/2026). (Foto : Dok. UIN Saizu).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Ribuan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mendapat pesan penting tentang pentingnya akhlak di tengah derasnya perkembangan teknologi. Pendakwah muda sekaligus influencer digital M. Yusuf Al Lampungi atau Baba Yusuf mengajak GenZu 2026 agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki adab dan akhlak yang kuat.

Pesan tersebut disampaikan Baba Yusuf saat menjadi pembicara dalam talkshow Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Saizu 2026, Selasa (18/8/2026). Kehadirannya menjadi salah satu bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru UIN Saizu Purwokerto yang memasuki dunia perkuliahan.

Di hadapan mahasiswa baru, Baba Yusuf mengingatkan bahwa kemajuan teknologi dan media sosial membawa peluang besar bagi generasi muda. Namun, perkembangan tersebut juga dapat menjadi persoalan apabila tidak disertai kemampuan mengendalikan diri.

Menurutnya, mahasiswa harus menjadi pihak yang mengendalikan teknologi, bukan sebaliknya. Media sosial, internet, dan berbagai platform digital seharusnya dimanfaatkan untuk hal-hal produktif tanpa mengorbankan moral, adab, dan akhlak.

“Adab itu, akhlak itu adalah adab di atas ilmu. Jadi buat teman-teman, kalau misalnya kalian melihat ada orang yang berilmu, tapi dia belum berakhlak, berarti dia belum bisa betul-betul mengamalkan ilmunya,” ujar Baba Yusuf.

Baca juga: Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaat Main Bola untuk Anak Laki - Laki

Ilmu Harus Berjalan Bersama Akhlak

Baba Yusuf menekankan bahwa kecerdasan dan prestasi akademik belum cukup untuk membentuk pribadi yang baik. Ilmu, kata dia, harus diwujudkan melalui kejujuran, amanah, kepedulian, serta perilaku yang mencerminkan akhlak mulia. Ia mengajak mahasiswa mengambil pelajaran dari kisah Iblis. Menurut Baba Yusuf, Iblis memiliki pengetahuan, tetapi kesombongan dan ketidaktaatan membuatnya terjerumus.

Karena itu, mahasiswa UIN Saizu diingatkan agar tidak menjadikan ilmu sekadar alat untuk mengejar prestasi maupun kedudukan. Ilmu harus menjadi jalan untuk membentuk karakter sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baba Yusuf juga mengaitkan pesan tersebut dengan misi Rasulullah SAW dalam membangun akhlak manusia. Menurutnya, pembentukan karakter menjadi bagian penting bagi generasi muda yang akan menghadapi tantangan kehidupan semakin kompleks. 

Dalam talkshow PBAK UIN Saizu 2026, Baba Yusuf membagikan tiga langkah yang menurutnya penting dilakukan mahasiswa untuk menjaga diri sekaligus memperbaiki kualitas kehidupan.

Baca juga: Kekerasan Perempuan dan Anak di Banyumas-Cilacap Jadi Sorotan, Setya Ari Dorong Ketahanan Keluarga

1. Perbaiki Salat

Langkah pertama yang ditekankan adalah memperbaiki salat. Baba Yusuf menyebut salat sebagai fondasi penting kehidupan seorang Muslim sekaligus sarana untuk membangun kedisiplinan dan ketakwaan. Ia mengajak mahasiswa tidak hanya menjalankan salat sebagai kewajiban, tetapi juga berusaha meningkatkan kualitasnya.

“Perbaiki sholatmu maka Allah akan perbaiki segala urusanmu. Perbaiki sholatmu maka Allah akan perbaiki hidupmu,” tegasnya.

Baba Yusuf juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan pencapaian duniawi sebagai satu-satunya tujuan hidup. Menurutnya, dunia bersifat sementara sehingga manusia perlu memiliki orientasi yang lebih jauh.

“Jangan terlalu khawatir sama dunia. Dunia itu bukan tempat tinggal kita, tapi dunia tempat meninggal kita,” katanya.

Baca juga: OJK Purwokerto Dorong Pelajar Rajin Menabung, 36 Ribu Rekening Baru Tercatat di Eks Karesidenan Banyumas

2. Pilih Lingkungan dan Teman yang Baik

Memasuki kehidupan kampus erarti mahasiswa akan bertemu dengan lingkungan dan orang-orang baru. Kondisi tersebut, menurut Baba Yusuf, harus dimanfaatkan untuk membangun pergaulan yang positif. Ia menilai lingkungan pertemanan dapat memberikan pengaruh besar terhadap karakter, kebiasaan, bahkan masa depan seseorang.

“Masa depanmu ditentukan dengan perilaku dan juga pergaulanmu di sekarang,” ungkapnya.

Karena itu, GenZu 2026 didorong untuk membangun lingkaran pertemanan yang saling mengingatkan dalam kebaikan. Lingkungan yang sehat diharapkan dapat membantu mahasiswa berkembang, baik dari sisi akademik maupun karakter.

3. Jauhi Maksiat

Baca juga: Yura Yunita Bikin Dieng Menghangat

Pesan ketiga adalah menjaga diri dari perbuatan maksiat. Baba Yusuf menjelaskan bahwa ilmu merupakan cahaya yang seharusnya membawa seseorang menuju kebaikan. Karena itu, mahasiswa perlu menjaga perilaku agar proses belajar di perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga keberkahan.

“Ilmu yang kita pelajari itu adalah cahaya, Nurullah. Sedangkan cahayanya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang senantiasa bermaksiat kepada Allah SWT,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan harta, jabatan, popularitas, maupun pencapaian sebagai ukuran utama keberhasilan. Menurutnya, kesuksesan yang sesungguhnya berkaitan erat dengan keimanan dan ketakwaan.

“Kejarlah dunia, walau banyak pasti kau tak dapat. Kalaupun dapat pasti tak banyak. Kalaupun banyak pasti tak puas. Kalaupun puas pasti tak akan lama. Tapi kalau yang kita kejar itu betul-betul akhirat: kejarlah akhirat, pasti kau dapat. Sudahlah dapat, pasti banyak. Sudahlah banyak, pasti puas. Sudahlah puas, abadi selama-lamanya,” pesannya. 

Menutup talkshow PBAK UIN Saizu 2026, Baba Yusuf mengajak mahasiswa baru untuk tidak menunggu menjadi pribadi sempurna sebelum mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, menjadi lebih baik merupakan sebuah proses yang harus dimulai sejak sekarang. Mahasiswa dapat memulainya dari hal-hal sederhana, seperti memperbaiki salat, menjaga pergaulan, menjauhi maksiat, serta memperkuat iman dan akhlak.

Baca juga: Bukan Sekedar Kenyang, Ini Makanan yang Bisa Mendukung Kecerdasan Anak

Baba Yusuf optimistis mahasiswa baru UIN Saizu dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya insyaAllah sangat yakin teman-teman semua akan menjadi orang-orang besar nanti di kemudian hari insyaAllah. Jangan tunggu baik untuk datang ke Allah, datanglah ke Allah untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: