ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Gigi tiba-tiba terasa ngilu ketika menikmati es, kopi panas, makanan manis, atau makanan bercita rasa asam? Keluhan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda gigi sensitif.
Rasa ngilu pada gigi sering kali muncul secara singkat, tetapi cukup mengganggu. Aktivitas makan dan minum pun menjadi kurang nyaman karena seseorang harus lebih berhati-hati memilih makanan atau minuman.
Gigi sensitif dapat dialami berbagai kelompok usia, terutama remaja dan orang dewasa. Pola hidup yang serba cepat juga bisa membuat seseorang kurang memperhatikan kebiasaan yang berhubungan dengan kesehatan gigi dan mulut.
Salah satu penyebab utama gigi sensitif adalah menipis atau terkikisnya enamel gigi. Enamel merupakan lapisan keras yang melindungi bagian dalam gigi, termasuk jaringan yang lebih sensitif terhadap rangsangan dari luar. Ketika enamel mengalami kerusakan, rangsangan dari makanan dan minuman panas, dingin, manis, maupun asam dapat lebih mudah mencapai bagian dalam gigi dan memicu rasa ngilu.
Selain enamel yang terkikis, gigi sensitif juga dapat berkaitan dengan sejumlah masalah lain, seperti gigi retak, tambalan yang mengalami kerusakan, hingga gangguan pada gusi. Karena itu, kebiasaan sehari-hari memiliki peran penting dalam menjaga lapisan pelindung gigi.
Baca juga: Jangan Hanya Jalan Kaki, Latihan Otot Penting Saat Memasuki Usia Tua
Cara Meredakan Gigi Ngilu dengan Cepat
Jika gigi mulai terasa ngilu, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan sekaligus membantu menjaga kesehatan gigi.
1. Gunakan Sikat Gigi Berbulu Lembut
Menyikat gigi terlalu keras bukan berarti membuat gigi semakin bersih. Sebaliknya, tekanan yang berlebihan dan penggunaan sikat gigi dengan bulu kasar justru dapat memperburuk kondisi enamel serta membuat gigi semakin sensitif.
Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan lakukan gerakan menyikat secara perlahan. Kebersihan gigi tetap perlu dijaga dengan menyikat gigi dua kali sehari dan membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi.
Baca juga: Kebiasaan Gigit Kuku, Sepele tapi Bisa Berdampak pada Kesehatan
2. Hindari Makanan dan Minuman yang Memicu Ngilu
Saat gigi sedang sensitif, sebaiknya untuk sementara mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas, dingin, manis, atau asam.
Langkah tersebut dapat membantu mengurangi rangsangan yang memicu rasa ngilu sehingga gigi memiliki kesempatan untuk kembali nyaman.
3. Jangan Langsung Menyikat Gigi Setelah Makan Asam
Menyikat gigi sesaat setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam justru dapat memberikan tekanan pada enamel yang sedang mengalami pelunakan akibat paparan asam.
Baca juga: Kalori Nasi Goreng Berapa? Ini Perkiraan Tiap Varian dan Tips Membuatnya Lebih Sehat
Sebaiknya beri jeda sekitar 30 menit sebelum menyikat gigi setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam. Dengan begitu, risiko terkikisnya enamel dapat diminimalkan.
4. Tinggalkan Kebiasaan yang Bisa Merusak Gigi
Beberapa kebiasaan yang terlihat sederhana ternyata dapat memperburuk sensitivitas gigi. Salah satunya adalah menggertakkan gigi, baik secara sadar maupun tidak.
Kebiasaan mengunyah es batu juga sebaiknya dihentikan karena dapat memberikan tekanan berlebih pada gigi dan berisiko menyebabkan kerusakan.
Jika kebiasaan menggertakkan gigi sulit dihentikan, konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Baca juga: 3 Juta Warga Terpapar Kabut Asap Karhutla
Selain itu, merokok juga perlu dihindari karena dapat berdampak buruk terhadap kesehatan gigi dan gusi.
5. Pilih Pasta Gigi Khusus Gigi Sensitif
Penggunaan pasta gigi yang diformulasikan khusus untuk gigi sensitif dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu mengurangi rasa ngilu.
Salah satu bahan yang digunakan dalam produk untuk gigi sensitif adalah strontium acetate. Bahan tersebut dapat membantu membentuk lapisan perlindungan pada permukaan gigi dan menutup saluran kecil yang memungkinkan rangsangan mencapai bagian sensitif gigi. Dengan perlindungan tersebut, paparan makanan dan minuman terhadap bagian dalam gigi dapat berkurang sehingga rasa ngilu juga dapat lebih terkendali.
Menghilangkan rasa ngilu bukan berarti masalah gigi sensitif sudah selesai. Perawatan rutin tetap diperlukan agar kondisi gigi dan mulut tetap terjaga. Biasakan menyikat gigi dua kali sehari menggunakan sikat berbulu lembut. Bersihkan pula sela-sela gigi secara teratur dan perhatikan makanan maupun minuman yang dikonsumsi.
Baca juga: Manfaat Nanas untuk Kolesterol, Bantu Jaga Jantung dan Pembuluh Darah
Pemeriksaan gigi secara rutin juga penting dilakukan. Pemeriksaan setiap enam bulan dapat membantu mendeteksi lebih awal masalah seperti gigi berlubang, kerusakan tambalan, gigi retak, atau gangguan pada gusi.
Jika gigi terus terasa ngilu, rasa sakit semakin berat, atau keluhan muncul tanpa pemicu yang jelas, sebaiknya jangan hanya mengandalkan perawatan di rumah. Kondisi tersebut perlu diperiksakan kepada dokter gigi untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.