Unsoed Matangkan PKKM 2026, Fasilitator Disiapkan Jadi Penggerak Karakter Mahasiswa Baru

Banyumas Raya Pendidikan
By Vivin  —  On Aug 07, 2026
Caption Foto : Fasilitator dan Tutor Unsoed Mengikuti Program Training of Trainer (ToT) di Gedung Rubijanto Misman Widyatama ( Foto : Dok. Unsoed )

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Keberhasilan mahasiswa baru beradaptasi dengan kehidupan kampus tidak hanya ditentukan oleh program orientasi, tetapi juga oleh kualitas para pendampingnya. Berangkat dari semangat tersebut, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar Training of Trainer (ToT) Program Pengembangan Karakter dan Kepribadian Mahasiswa (PKKM) Tahun 2026 sebagai bekal bagi fasilitator dan tutor sebelum mendampingi mahasiswa baru.

Kegiatan yang berlangsung pada 4–6 Agustus 2026 di Gedung Rubijanto Misman Widyatama itu menjadi momentum untuk menyatukan visi, menyamakan langkah, sekaligus memperkuat kapasitas para pendamping agar mampu menghadirkan pengalaman awal yang bermakna bagi mahasiswa saat memasuki dunia perguruan tinggi.

Ketua PKKM Unsoed 2026, Dr. Poppy Dian Indira Kusuma, mengatakan ToT merupakan tahapan penting dalam memastikan seluruh fasilitator memahami arah dan tujuan PKKM secara utuh. Menurutnya, mahasiswa baru membutuhkan pendamping yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menjadi motivator dan teladan selama proses adaptasi di lingkungan kampus.

"Training of Trainer ini menjadi ruang untuk mempersiapkan para fasilitator dan tutor agar memiliki persepsi dan pemahaman yang sama dalam mendampingi mahasiswa baru. Kita ingin PKKM tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga menjadi proses awal dalam membangun karakter, kepribadian, dan kesiapan mahasiswa untuk menjalani kehidupan akademik di Unsoed," kata Dr. Poppy.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta dibekali berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kompetensi pendamping. Mulai dari pengenalan Universitas Jenderal Soedirman, peta jalan mahasiswa, pengembangan kepribadian, adaptasi dan literasi keuangan, penguatan sikap open mindedness, pencegahan dan penanggulangan kekerasan, pengembangan prestasi mahasiswa, Kampus Berdampak, hingga perencanaan karier setelah lulus.

Baca juga: Bukan Sekedar Kenyang, Ini Makanan yang Bisa Mendukung Kecerdasan Anak

Sebagai bagian dari transformasi digital, para peserta juga mengikuti praktik penggunaan platform eLDirU yang akan menjadi pendukung pelaksanaan PKKM 2026. Melalui pelatihan ini, fasilitator dibekali kemampuan teknis agar proses pendampingan berlangsung lebih efektif, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.

Titik Awal Pembentukan Karakter

Bagi Unsoed, PKKM bukan sekadar agenda tahunan untuk mengenalkan lingkungan kampus. Program ini menjadi titik awal pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki integritas, kepedulian sosial, daya adaptasi, serta semangat berkarya sejak awal menempuh pendidikan tinggi.

Dengan bekal yang diperoleh melalui ToT, para fasilitator diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang inklusif, membangun kedekatan dengan mahasiswa baru, serta menumbuhkan rasa percaya diri mereka dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjadi insan akademik.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pekikan penuh semangat, "Generasi Soedirman, Berkarakter Unggul, Peduli, Berdampak!" dan "PKKM 2026, Bangun Resiliensi, Hadirkan Kontribusi!". Jargon tersebut menjadi simbol komitmen Unsoed untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh, berkarakter, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

Baca juga: Pelemparan Kereta Api di Daop 5, KAI Soroti Aksi Berbahaya yang Masih Terjadi

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: