ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Transformasi digital ikut membuka peluang besar bagi penguatan ekosistem ekonomi syariah di lingkungan pendidikan. Melihat peluang tersebut, CIMB Niaga Syariah memperluas kolaborasi dengan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor melalui penguatan literasi keuangan syariah, digitalisasi transaksi, hingga pemberdayaan UMKM.
Kolaborasi Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) dengan UNIDA Gontor tersebut diarahkan untuk menghadirkan akses layanan keuangan syariah yang lebih mudah, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, institusi pendidikan, pelaku usaha, maupun masyarakat di lingkungan kampus.
UNIDA Gontor yang merupakan bagian dari Pondok Modern Darussalam Gontor memiliki jejaring pendidikan yang cukup besar. Ekosistem tersebut mencakup sekitar 20 cabang dengan lebih dari 25.000 santri dan sekitar 5.500 mahasiswa. Besarnya komunitas pendidikan tersebut dinilai menjadi potensi strategis untuk memperluas pemahaman sekaligus penggunaan layanan keuangan syariah, terutama di kalangan generasi muda yang semakin dekat dengan teknologi digital.
Chief of Sharia Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Bung Aldilla mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen CIMB Niaga Syariah dalam memperkuat ekonomi syariah melalui edukasi, digitalisasi, dan solusi perbankan yang berkelanjutan.
“CIMB Niaga Syariah hadir sebagai mitra keuangan dan perbankan syariah bagi Universitas Darussalam Gontor. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan solusi keuangan yang memberikan manfaat bagi institusi, mahasiswa, pelaku UMKM, dan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan UNIDA Gontor. Kami meyakini sinergi antara perguruan tinggi dan industri keuangan syariah dapat memperkuat literasi dan inklusi keuangan yang berkelanjutan,” jelasnya, Kamis (6/8/2026).
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 28 Agustus 2026 Turun Rp5.000
Digitalisasi Pembayaran Pendidikan hingga Transaksi UMKM
Salah satu fokus kerja sama tersebut adalah mendorong pemanfaatan layanan perbankan syariah berbasis digital. Salah satunya melalui peluang penerapan Virtual Account yang dapat membantu membuat sistem pembayaran pendidikan menjadi lebih praktis dan efisien.
Digitalisasi juga menyasar aktivitas ekonomi di lingkungan kampus. CIMB Niaga Syariah mendorong penggunaan QRIS untuk berbagai unit usaha dan UMKM yang berada di lingkungan UNIDA Gontor. Dengan sistem pembayaran digital tersebut, pelaku usaha dapat menerima pembayaran secara real time sehingga pengelolaan transaksi dan arus kas dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Dari sisi konsumen, kemudahan transaksi digital juga didukung melalui aplikasi OCTO. Pengguna dapat melakukan pembayaran dengan sumber dana OCTO Pay sekaligus memanfaatkan berbagai program promosi yang tersedia secara berkala.
Langkah tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempercepat transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin akrab dengan layanan keuangan digital yang sesuai prinsip syariah.
Baca juga: Perajin Tikar Pandan di Banjarnegara Bergantung pada Pengepul, Harga Mentok Rp28 Ribu
Penguatan ekonomi syariah di UNIDA Gontor juga menyentuh sektor UMKM. Literasi keuangan dan digitalisasi transaksi menjadi salah satu cara yang ditempuh untuk membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen.
Implementasinya antara lain dilakukan melalui kegiatan yang melibatkan puluhan pelaku UMKM dan produk alumni UNIDA Gontor. Salah satunya melalui Bazar UMKM dan kegiatan literasi keuangan syariah yang digelar dalam rangka memperingati sekaligus memeriahkan milad ke-63 UNIDA Gontor.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya sekaligus mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dan pemanfaatan teknologi digital dalam mengembangkan usaha.
Tidak berhenti pada transaksi digital, rangkaian kolaborasi tersebut juga diisi dengan penguatan wawasan mengenai industri perbankan syariah dan keuangan sosial Islam.
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, turut memberikan literasi melalui kuliah umum bertajuk “Islamic Banking and Social Finance: Opportunities, Challenge, and the Way Forward”. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan perkembangan dan peluang industri keuangan syariah kepada sivitas akademika sekaligus membuka perspektif baru mengenai kontribusi keuangan syariah terhadap pembangunan ekonomi dan sosial.
Baca juga: Long Weekend Maulid Nabi, Daop 5 Purwokerto Layani Lebih dari 131 Ribu Pelanggan
Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan industri keuangan syariah memiliki peran penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang terjalin antara UNIDA Gontor dan CIMB Niaga Syariah. Penguatan sinergi antara institusi pendidikan dan industri keuangan syariah menjadi langkah penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan menciptakan manfaat yang lebih luas bagi berbagai pemangku kepentingan,” ujar Hamid.
Kolaborasi CIMB Niaga Syariah dan UNIDA Gontor juga diwujudkan melalui penyerahan Dana Kebajikan yang bersumber dari nasabah CIMB Niaga Syariah kepada UNIDA Gontor. Dana tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Langkah ini sekaligus memperlihatkan bagaimana prinsip keuangan syariah tidak hanya berorientasi pada aktivitas transaksi, tetapi juga dapat memberikan manfaat sosial yang lebih luas. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.