ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Mandi air hangat kerap menjadi pilihan banyak orang untuk meredakan rasa lelah setelah beraktivitas. Namun, beredar anggapan bahwa kebiasaan mandi menggunakan air hangat dapat membuat pori-pori kulit membesar secara permanen. Benarkah demikian?
Secara medis, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Pori-pori kulit tidak memiliki otot yang dapat membuka atau menutup seperti pintu. Ukuran pori-pori sebagian besar ditentukan oleh faktor genetik, usia, jenis kulit, serta produksi minyak (sebum).
Saat mandi menggunakan air hangat, pembuluh darah di permukaan kulit akan melebar sehingga kulit terasa lebih rileks. Air hangat juga membantu melunakkan minyak, kotoran, dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Kondisi ini membuat pori-pori tampak lebih jelas untuk sementara, tetapi bukan berarti ukurannya bertambah besar secara permanen.
Sebaliknya, air yang terlalu panas justru dapat menghilangkan minyak alami pada kulit. Akibatnya, kulit menjadi lebih kering dan berisiko mengalami iritasi. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat memicu kulit memproduksi lebih banyak minyak sebagai respons, sehingga pori-pori terlihat lebih besar.
Faktor yang Membuat Pori - Pori Tampak Besar
Baca juga: Bukan Sekedar Kenyang, Ini Makanan yang Bisa Mendukung Kecerdasan Anak
Ada beberapa faktor yang lebih berpengaruh terhadap tampilan pori-pori dibandingkan suhu air saat mandi. Di antaranya adalah produksi minyak berlebih, penumpukan sel kulit mati, paparan sinar matahari yang mengurangi elastisitas kulit, serta proses penuaan.
Kulit yang kehilangan kekencangan juga membuat pori-pori terlihat lebih menonjol. Karena itu, menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh lebih penting dibandingkan mengkhawatirkan suhu air saat mandi.
Agar pori-pori tetap terlihat bersih dan tidak mudah tersumbat, disarankan membersihkan wajah menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit, rutin menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan, serta menjaga kelembapan kulit dengan pelembap.
Menggunakan eksfoliasi secara berkala sesuai kebutuhan juga dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk. Namun, eksfoliasi sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan karena dapat menyebabkan iritasi.
Mandi Air Hangat Tetap Aman
Baca juga: Jangan Hanya Jalan Kaki, Latihan Otot Penting Saat Memasuki Usia Tua
Mandi air hangat tetap memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh, seperti membantu merilekskan otot yang tegang, meningkatkan rasa nyaman, dan membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur. Meski demikian, suhu air sebaiknya tidak terlalu panas dan durasi mandi tidak terlalu lama agar lapisan pelindung alami kulit tetap terjaga.
Dengan demikian, anggapan bahwa mandi air hangat dapat memperbesar pori-pori secara permanen hanyalah mitos. Yang terjadi adalah perubahan sementara pada tampilan kulit akibat efek panas, sedangkan ukuran pori-pori lebih dipengaruhi oleh faktor genetik, produksi minyak, usia, dan kesehatan kulit secara keseluruhan. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.