ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Komitmen ParagonCorp dalam mengembangkan sumber daya manusia sekaligus memperluas dampak sosial kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Perusahaan nasional tersebut berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi dalam ajang The Economic Times Human Capital Awards (ETHCA) Southeast Asia 2026 yang berlangsung di One Farrer Hotel, Singapura, pekan lalu.
Dalam ajang yang diikuti ratusan perusahaan dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Filipina itu, ParagonCorp meraih Gold Award untuk kategori Excellence in ESG & CSR Initiatives melalui program Paragonian Bergerak. Sementara itu, penghargaan Bronze Award diraih pada kategori Excellence in Creating a Culture of Continuous Learning and Upskilling berkat implementasi Human-Centric Continuum Growth Ecosystem.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa strategi pengembangan talenta di ParagonCorp tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi karyawan, tetapi juga mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.
Proses penilaian ETHCA Southeast Asia 2026 berlangsung secara ketat melalui dua tahapan, mulai dari evaluasi dokumen hingga penilaian langsung oleh dewan juri yang terdiri atas para Chief Human Resources Officer (CHRO) dan pemimpin bisnis independen dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Director Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, mengatakan kedua penghargaan tersebut mencerminkan keterkaitan erat antara budaya belajar dan budaya kebermanfaatan yang selama ini dibangun perusahaan.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 28 Agustus 2026 Turun Rp5.000
"Di Paragon, kami percaya bahwa kebermanfaatan dan pembelajaran merupakan dua hal yang saling menguatkan. Kami ingin setiap Paragonian tidak hanya terus berkembang melalui pengalaman, kolaborasi, dan pendampingan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat. Ketika seseorang merasakan bahwa pekerjaannya terhubung dengan tujuan yang lebih besar, ia tidak hanya bertumbuh sebagai individu, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan. Pengakuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat budaya belajar dan budaya kebermanfaatan sebagai bagian dari perjalanan Paragon untuk bertumbuh bersama masyarakat," kata Astri.
ParagonCorp membangun budaya kerja dengan menjadikan proses belajar sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Melalui Human-Centric Continuum Growth Ecosystem, perusahaan menghadirkan sistem pembelajaran yang menggabungkan pengembangan individu, pengalaman kerja, mentoring, kepemimpinan, hingga pemanfaatan teknologi dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Model pembelajaran tersebut memungkinkan setiap karyawan memperoleh kesempatan mengembangkan kompetensi melalui proyek lintas fungsi, kolaborasi dengan berbagai pihak, pendampingan dari para pemimpin, hingga pengalaman menghadapi tantangan nyata di lapangan.
Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, serta membangun kolaborasi yang lebih efektif di lingkungan kerja.
Komitmen tersebut tidak berhenti pada ruang pelatihan. ParagonCorp juga menghadirkan wadah bagi seluruh karyawan untuk terlibat langsung dalam aksi sosial melalui program Paragonian Bergerak. Program ini mengajak setiap Paragonian mengalokasikan satu hari kerja untuk melaksanakan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Konsep tersebut menjadi implementasi dari nilai perusahaan yang sejak berdiri pada 1985 mengedepankan pertumbuhan yang sejalan dengan kebermanfaatan.
Baca juga: Perajin Tikar Pandan di Banjarnegara Bergantung pada Pengepul, Harga Mentok Rp28 Ribu
Selama periode Agustus hingga Desember 2025, lebih dari 14.000 Paragonian di 45 lokasi operasional, mulai dari kantor pusat, pabrik, hingga 43 kantor cabang yang tersebar dari Aceh sampai Ternate, ikut ambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial.
Sebanyak 151 program berhasil dijalankan, meliputi edukasi pencegahan stunting, pendampingan pelaku UMKM, pemetaan potensi pendidikan bagi siswa dari keluarga prasejahtera, rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove, hingga layanan dukungan kesehatan mental bagi anak-anak panti asuhan.
Raihan dua penghargaan di ETHCA Southeast Asia 2026 semakin menegaskan bahwa investasi pada pengembangan manusia mampu menjadi fondasi utama pertumbuhan perusahaan. Ke depan, ParagonCorp menyatakan akan terus memperkuat budaya belajar, kepemimpinan, dan kolaborasi, sekaligus memperluas berbagai inisiatif sosial agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kehadiran perusahaan. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.