Tidur di Lantai Bisa Menyebabkan Paru - Paru Basah? Simak Penjelasan Medisnya

Caption Foto : Ilustrasi

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Masih banyak masyarakat yang percaya bahwa kebiasaan tidur di lantai dapat menyebabkan paru-paru basah. Anggapan ini telah lama beredar dan sering kali menjadi nasihat yang diturunkan dari generasi ke generasi. Namun, apakah klaim tersebut benar menurut dunia medis?

Istilah "paru-paru basah" sebenarnya bukan nama penyakit dalam dunia kedokteran. Masyarakat umumnya menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan pneumonia, yaitu infeksi pada paru-paru yang menyebabkan kantung udara (alveoli) terisi cairan atau nanah sehingga penderitanya mengalami batuk, demam, sesak napas, hingga nyeri dada.

Para ahli kesehatan menjelaskan bahwa tidur di lantai tidak secara langsung menyebabkan pneumonia. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur yang menyerang paru-paru.

Dengan kata lain, seseorang tidak akan terkena paru-paru basah hanya karena tidur di lantai. Selama kondisi tubuh sehat dan lingkungan tetap bersih, risiko terkena pneumonia tidak meningkat hanya akibat tidur di permukaan lantai.

Baca juga: Bukan Sekedar Kenyang, Ini Makanan yang Bisa Mendukung Kecerdasan Anak

Mengapa Tidur di Lantai Sering Dikaitkan Dengan Penyakit?

Meski bukan penyebab langsung pneumonia, tidur di lantai yang dingin dapat membuat sebagian orang merasa tidak nyaman. Suhu dingin bisa menyebabkan otot menjadi tegang, memperburuk nyeri sendi, atau membuat gejala pilek terasa lebih mengganggu pada orang yang sudah sakit.

Selain itu, lantai yang lembap dan berdebu juga berpotensi meningkatkan paparan debu, tungau, atau jamur yang dapat memicu alergi maupun gangguan saluran pernapasan pada orang yang sensitif.

Jika seseorang mengalami batuk berkepanjangan, demam tinggi, sesak napas, atau nyeri dada, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Penanganan yang cepat dapat mencegah komplikasi apabila penyebabnya memang pneumonia atau penyakit paru lainnya. (*)

Baca juga: Jangan Hanya Jalan Kaki, Latihan Otot Penting Saat Memasuki Usia Tua

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: