7 Olahraga Low Impact yang Baik untuk Sendi

Cocok untuk Pemula hingga Lansia
Olahraga
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Jul 19, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Menjaga kebugaran tubuh tidak selalu harus dilakukan dengan olahraga berintensitas tinggi. Kini, olahraga low impact semakin banyak dipilih karena dinilai lebih aman bagi persendian, namun tetap efektif meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh.

Olahraga low impact merupakan aktivitas fisik dengan gerakan minim hentakan sehingga tekanan pada sendi lebih rendah. Jenis olahraga ini cocok dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari pemula, lansia, ibu hamil atau menyusui, penderita osteoarthritis, orang dengan berat badan berlebih, hingga mereka yang sedang menjalani masa pemulihan setelah cedera atau operasi.

Meski tergolong ringan, olahraga low impact tetap mampu memberikan manfaat besar, seperti meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat otot, menjaga berat badan ideal, hingga membantu meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Berikut beberapa jenis olahraga low impact yang bisa menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan sehari-hari.

1. Jalan Kaki

Jalan kaki menjadi olahraga paling sederhana yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Aktivitas ini membantu memperkuat otot kaki, meningkatkan kebugaran jantung, melancarkan sirkulasi darah, sekaligus mengurangi risiko berbagai penyakit kronis. Rutin berjalan kaki juga efektif membantu mengontrol berat badan.

Baca juga: Baru Mulai Jogging? Ikuti Tips Ini agar Tidak Cedera

2. Bersepeda

Bersepeda, baik menggunakan sepeda statis maupun sepeda biasa, menjadi pilihan olahraga yang minim tekanan pada lutut dan pergelangan kaki. Selain memperkuat otot tubuh bagian bawah, aktivitas ini juga bermanfaat meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru serta memberikan efek menyenangkan jika dilakukan bersama keluarga atau teman.

3. Berenang

Air membantu menopang berat badan sehingga gerakan saat berenang terasa lebih ringan bagi persendian. Karena itu, berenang sangat dianjurkan bagi penderita gangguan sendi, ibu hamil, maupun orang yang mengalami kelebihan berat badan. Selain melatih hampir seluruh otot tubuh, berenang juga meningkatkan daya tahan dan kebugaran kardiovaskular.

4. Yoga

Baca juga: Jateng Fun Run 8,1K Jadi Momentum Bangkitkan Lagi Maerokoco dan PRPP Semarang

Yoga mengombinasikan teknik pernapasan dengan gerakan peregangan yang mampu meningkatkan kelenturan tubuh. Latihan ini juga membantu memperkuat otot, mengurangi stres, memperbaiki keseimbangan, serta meningkatkan fokus dan konsentrasi. 

5. Pilates

Pilates berfokus pada penguatan otot inti tubuh dan perbaikan postur. Dengan gerakan yang terkontrol, olahraga ini membantu meningkatkan stabilitas tubuh, koordinasi gerak, dan fleksibilitas tanpa memberikan tekanan berlebihan pada persendian.

6. Senam Aerobik Low Impact

Berbagai kelas seperti low impact aerobic, Zumba Gold, maupun tai chi dirancang dengan gerakan yang lebih ramah bagi sendi. Jenis olahraga ini sangat sesuai bagi pemula maupun lansia karena mampu meningkatkan stamina, keseimbangan, dan koordinasi tubuh tanpa menyebabkan kelelahan berlebihan.

Baca juga: 98 Pesepeda Taklukkan Jalur Menuju D’LAS Serang

7. Latihan Kekuatan

Latihan seperti plank, squat ringan, atau lunge juga termasuk olahraga low impact jika dilakukan dengan teknik yang benar. Selain membantu membentuk massa otot, latihan ini efektif meningkatkan keseimbangan, memperbaiki postur tubuh, dan menjaga kepadatan tulang. 

Agar manfaat olahraga dapat dirasakan secara maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Selalu lakukan pemanasan sebelum memulai latihan dan pendinginan setelah selesai berolahraga. Mulailah dengan durasi serta intensitas ringan, kemudian tingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

Gunakan alas kaki dan perlengkapan olahraga yang sesuai, kenakan pakaian yang nyaman serta mudah menyerap keringat, dan pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih sebelum, selama, maupun setelah berolahraga.

Apabila saat berolahraga muncul keluhan seperti nyeri hebat, pusing, atau sesak napas, segera hentikan aktivitas dan konsultasikan dengan tenaga medis apabila keluhan tidak membaik.

Baca juga: Bukan Sekadar Bela Diri, Ini 4 Manfaat Muay Thai untuk Menurunkan Berat Badan hingga Redakan Stres

Dengan risiko cedera yang lebih rendah, olahraga low impact menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin menjalani gaya hidup sehat. Dilakukan secara rutin dan konsisten, aktivitas ini mampu membantu menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kualitas hidup, sekaligus melindungi kesehatan persendian dalam jangka panjang. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: