UMP Lepas 1.389 Mahasiswa KKN 2026

Fokus Kembangkan Potensi Desa Berbasis SDGs
Caption Foto : Wakil Rektor IV UMP, Assoc. Prof. Ahmad Darmawan saat melepas peserta KKN 2026. (Foto : Dok. UMP).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) resmi memulai pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 dengan membekali sekaligus melepas 1.389 mahasiswa untuk mengabdi di berbagai daerah. Program KKN tahun ini mengusung misi memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi desa yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Rangkaian pembekalan berlangsung pada 3–7 Juli 2026 di Kampus 1 UMP. Seluruh peserta berasal dari berbagai program studi dan akan diterjunkan ke sejumlah wilayah di Indonesia hingga luar negeri sebagai bagian dari implementasi Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Ketua Panitia KKN Semester Gasal 2026/2027, Purnadi menjelaskan, mayoritas peserta mengikuti KKN Reguler yang tersebar di Kabupaten Kebumen, Wonosobo, Banjarnegara, dan Purbalingga dengan total 1.225 mahasiswa. Selain itu, sebanyak 85 mahasiswa mengikuti program KKN Muhammadiyah Aisyiyah (KKN Mas) di Kabupaten Malang yang dipusatkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Sebanyak 70 mahasiswa diterjunkan dalam KKN Tematik di Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Brebes, sedangkan sembilan mahasiswa lainnya akan menjalankan KKN Internasional di Hongkong.

"KKN Semester Gasal 2026/2027 menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat. Melalui berbagai skema KKN yang kami siapkan, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan program-program yang berdampak dan memberikan solusi sesuai potensi serta kebutuhan masing-masing daerah," jelasnya.

Sementara itu, saat membuka KKN, Wakil Rektor IV UMP, Assoc. Prof. Ahmad Darmawan mengatakan, KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Mahasiswa juga diharapkan mampu mengenali potensi lokal, menyusun program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, serta menjadi duta UMP dalam mengenalkan kampus kepada masyarakat luas. Selain itu, peserta KKN didorong berperan aktif membantu pelayanan pembuatan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah elektronik (e-KTAM) sebagai bagian dari transformasi digital Persyarikatan Muhammadiyah.

Baca juga: Lepas KKN UIN Saizu 2026, Taj Yasin Dorong Mahasiswa Bantu Validasi Data Kemiskinan

"KKN bukan sekadar program akademik, tetapi menjadi wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, membangun kepemimpinan, memperkuat empati sosial, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," kata Ahmad Darmawan.

Kedaulatan Pangan dan Kemandirian Ekonomi

Sekretaris LPPM UMP, Suwarsito menambahkan, KKN tahun ini mengangkat tema "Kedaulatan Pangan, Kemandirian Ekonomi, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Menuju Desa Berkemajuan dan Mandiri."

Menurutnya, tema tersebut menjadi arah utama seluruh program kerja mahasiswa selama berada di lokasi KKN. Setiap kelompok didorong untuk menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan potensi unggulan di masing-masing desa.

"Tema tersebut mencerminkan komitmen UMP dalam mendorong pembangunan masyarakat yang berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi lokal serta pemberdayaan masyarakat secara partisipatif. Beragam skema KKN yang dilaksanakan pada Semester Gasal 2026/2027 menunjukkan komitmen UMP dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional," terangnya.

Baca juga: Polres Kebumen Ungkap Kasus Pengeroyokan Karangsambung, Empat Tersangka Ditahan dan Dua Pelaku Masih Diburu

Selain menjalankan program pengabdian di masyarakat, peserta KKN juga memperoleh pelatihan pembuatan e-KTAM sebagai bentuk sinergi UMP dengan Persyarikatan Muhammadiyah dalam mendukung transformasi digital administrasi keanggotaan. Bekal tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada warga Muhammadiyah di daerah sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai bagian dari dakwah dan pengabdian.

Melalui KKN Semester Gasal 2026/2027, UMP berharap para mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal, memperkuat kemandirian desa, serta berkontribusi dalam mendukung pencapaian SDGs. Pengalaman pengabdian ini juga diharapkan mampu membentuk lulusan yang unggul, berkarakter Islami, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan kemajuan bangsa. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: