Caption Foto : Tim SAR gabungan melakukan pencarian lansia yang dilaporkan hilang di hutan, Senin (29/6/2026). (Foto : Dok. Tim SAR).
ORBIT-NEWS.COM, BREBES – Seorang lansia bernama Naruh (78), warga Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, dilaporkan hilang setelah diduga masuk ke kawasan hutan di sekitar desanya. Hingga akhir pencarian hari pertama, korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi SAR dilanjutkan pada hari kedua.
Peristiwa ini bermula pada Minggu, (28/6/2026), sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui keluar rumah tanpa memberi tahu keluarga. Berdasarkan kebiasaan sehari-harinya, Naruh diduga menuju kebun atau area sungai di belakang rumah untuk membuang sampah.
Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah mengatakan, keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri. Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Wanatirta juga ikut menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi tujuan korban. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga laporan diteruskan kepada BPBD Brebes dan Unit Siaga SAR Brebes untuk mendapatkan bantuan pencarian.
"Korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 17.00 WIB tanpa berpamitan. Warga bersama relawan telah melakukan pencarian, namun hingga saat itu korban belum ditemukan sehingga kami menerima permintaan bantuan operasi SAR," kata M. Abdullah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Senin (29/6/2026), sekitar pukul 07.20 WIB, Kepala Kantor SAR Cilacap memberangkatkan satu tim rescuer dari Unit Siaga SAR Brebes menuju lokasi kejadian. Tim membawa sejumlah perlengkapan pendukung operasi, di antaranya alat navigasi, peralatan mountaineering, perlengkapan medis, serta perangkat komunikasi.
Sekitar pukul 09.35 WIB, tim SAR tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan unsur gabungan sebelum melakukan asesmen. Pencarian kemudian difokuskan di kawasan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan korban.
Meski telah dilakukan penyisiran di sejumlah titik, hingga operasi hari pertama berakhir belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Naruh. Tim SAR bersama unsur gabungan memutuskan melanjutkan pencarian pada hari kedua dengan memperluas area penyisiran.
Komandan Tim SAR, Syaeful Anwar mengungkapkan, proses pencarian menghadapi sejumlah hambatan, terutama kondisi medan yang cukup berat.
"Kendala yang kami hadapi di lapangan adalah vegetasi yang cukup rapat serta cuaca yang tidak menentu. Kami berharap survivor dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," kata Syaeful Anwar.
Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Brebes bersama BPBD, relawan, perangkat desa, dan masyarakat sekitar yang terus berupaya menyisir kawasan hutan Desa Wanatirta untuk menemukan keberadaan korban. (*)