E-Retribusi Pasar Resmi Diluncurkan di Banyumas, Bayar Retribusi Kini Lebih Mudah, Transparan dan Minim Kebocoran

Berita Advertorial
Caption Foto :Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono bersama Kepala BI Purwokerto, Christoveny, Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Purwokerto, Muhammad Ridowi dan Kepala DKUKMP Banyumas, Gatot Eko Purwadi meluncurkan e-retribusi pasar. (Foto:Hermiana)

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas terus mempercepat transformasi digital di sektor pelayanan publik. Salah satu langkah konkretnya ditandai dengan peluncuran E-Retribusi Pasar dalam rangkaian acara Karya Kreatif Serayu (KKS) x Banyumas Digifest 2026, Sabtu (20/6/2026). Launching E-Retribusi Pasar dilakukan oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono bersama dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Purwokerto, Muhammad Ridowi dan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas, Gatot Eko Purwadi. 

Program digitalisasi pembayaran retribusi pasar ini akan diterapkan secara bertahap di 14 pasar rakyat di Kabupaten Banyumas, dengan uji coba perdana dilaksanakan di Pasar Manis Purwokerto.

Bupati Banyumas menyampaikan, peluncuran E-Retribusi Pasar menjadi bagian dari upaya Pemkab Banyumas untuk menghadirkan sistem pelayanan publik yang lebih modern, efisien, sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan keuangan daerah.  Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang harus terus didorong oleh pemerintah daerah.

Pemkab Banyumas, lanjut Sadewo, berkomitmen memperluas digitalisasi layanan publik dan elektronifikasi transaksi ekonomi daerah guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Perluasan penggunaan QRIS, penguatan sistem pembayaran non-tunai, serta elektronifikasi transaksi pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya kita untuk mewujudkan tata kelola yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Digitalisasi juga diharapkan mampu memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing pelaku usaha di Banyumas Raya,” terang Bupati.

Baca juga: Bank Jateng Purwokerto Perluas QRIS, Permudah Pembayaran Pajak hingga Retribusi

Caption : Caption Foto : Peluncuran e-retribusi pasar di acara Karya Kreatif Serayu, Sabtu (20/6/2026). (Foto : Hermiana E. Effendi).

Uji Coba Dimulai di Pasar Manis Purwokerto

Kepala DKUKMP Kabupaten Banyumas, Gatot Eko Purwadi menjelaskan, implementasi E-Retribusi Pasar sebenarnya pernah dilakukan sebelumnya. Namun, program tersebut sempat dihentikan menyusul adanya perubahan tarif retribusi.

Kini, setelah Peraturan Bupati terkait tarif retribusi pasar resmi ditandatangani, penerapan sistem pembayaran digital tersebut dapat kembali dijalankan.

Baca juga: Dapur Rumah di Kuwarasan Kebumen Terbakar Akibat Pawon Ditinggal Saat Masak Air, Kerugian Capai Puluhan Juta

“Tahun ini target e-retribusi diterapkan di 14 pasar. Namun sebagai tahap awal, akan diuji cobakan terlebih dahulu di Pasar Manis Purwokerto selama kurang lebih satu bulan. Sampai akhir tahun nanti ditargetkan sudah mencapai 14 pasar,” jelasnya.

Menurut Gatot, penerapan E-Retribusi Pasar akan memberikan banyak manfaat, baik bagi pemerintah, petugas lapangan maupun para pedagang. Sistem pembayaran digital ini dinilai mampu meminimalkan potensi kebocoran penerimaan retribusi karena seluruh transaksi tercatat secara elektronik dan dana yang dibayarkan pedagang akan langsung masuk ke kas daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga dapat memantau penerimaan retribusi secara real time melalui dashboard aplikasi yang telah disiapkan.

“E-retribusi pasar ini memudahkan semua pihak. Pedagang tidak perlu repot menyediakan uang pas atau menunggu uang kembalian. Petugas yang biasanya setiap hari pukul 12.00 WIB harus menyetor uang tunai ke kas daerah, karena uang tidak boleh mengendap lama, kini tidak perlu lagi melakukan hal tersebut,” ungkapnya.

Kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja petugas pasar sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.

Baca juga: Diduga Terobos Palang Pintu, Tiga Pengendara Meninggal Tertemper KA Taksaka di Karanganyar Kebumen

Pedagang Tetap Bisa Membayar Retribusi Secara Harian

Menariknya, aplikasi E-Retribusi Pasar tetap mengakomodasi kebiasaan para pedagang yang selama ini melakukan pembayaran retribusi secara harian. Dengan fitur tersebut, pedagang tidak diwajibkan membayar sekaligus untuk satu bulan penuh, sehingga tidak memberatkan kondisi keuangan mereka.

“Tetap bisa membayar retribusi secara harian, karena kita memahami kondisi pedagang. Aplikasi ini memang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut,” ujar Gatot.

Ia menambahkan, implementasi E-Retribusi Pasar akan dilakukan secara bertahap karena selain aplikasi, setiap pasar setidaknya membutuhkan dua unit telepon genggam dan satu laptop untuk mendukung operasional sistem. 

Adapun 14 pasar rakyat di Kabupaten Banyumas yang ditargetkan menerapkan sistem E-Retribusi Pasar meliputi:

Baca juga: BI Purwokerto Gelar KKS x Banyumas Digifest 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Percepat Digitalisasi Ekonomi

  1. Pasar Rakyat Ajibarang
  2. Pasar Rakyat Wangon
  3. Pasar Rakyat Cilongok
  4. Pasar Rakyat Manis
  5. Pasar Rakyat Pon
  6. Pasar Rakyat Purwanegara
  7. Pasar Rakyat Cikebrok
  8. Pasar Rakyat Pratistha Harsa
  9. Pasar Rakyat Wage
  10. Pasar Rakyat Larangan
  11. Pasar Rakyat Proliman
  12. Pasar Rakyat Sokaraja
  13. Pasar Rakyat Sumpiuh
  14. Pasar Rakyat Banyumas

Penerapan E-Retribusi Pasar menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Banyumas dalam membangun ekosistem pasar rakyat yang lebih modern, tertib, dan berdaya saing. Digitalisasi pembayaran tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik 

Ke depan, transformasi digital di pasar tradisional diharapkan mampu menciptakan lingkungan usaha yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga para pedagang dapat terus tumbuh dan bersaing di tengah era ekonomi digital yang terus berkembang. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: