ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) membuka lelang logam mulia, perhiasan emas, hingga mutiara dengan total nilai limit mencapai Rp10,17 miliar. Seluruh hasil penjualan nantinya akan dialokasikan untuk program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Barang yang dilelang bukan berasal dari sitaan maupun temuan, melainkan hadiah Undian Gratis Berhadiah (UGB) yang berstatus Hadiah Tidak Tertebak (HTT) dan Hadiah Tidak Diambil Pemenangnya (HTDP) yang sesuai ketentuan diserahkan kepada Kemensos.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, HTT merupakan hadiah yang telah disediakan penyelenggara namun tidak memiliki penerima, sedangkan HTDP adalah hadiah yang pemenangnya sudah ditetapkan tetapi tidak pernah diambil.
“HTT itu hadiah tidak tertebak. Jadi hadiahnya sudah ada, tapi tidak ada yang mengambil. Ada juga HTDP, hadiah tidak diambil pemenangnya. Kalau HTDP itu pemenangnya sudah ada, tapi tidak diambil,” kata Gus Ipul.
Dalam proses lelang kali ini, Kemensos menawarkan ratusan item bernilai tinggi yang merupakan akumulasi hadiah UGB sejak tahun 2008. Rinciannya meliputi:
Baca juga: Jelang Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Gencarkan Gerakan Halal Lifestyle untuk UMKM dan Masyarakat
Total nilai limit yang ditetapkan dalam lelang tersebut mencapai Rp10.176.929.000.
Gus Ipul mengatakan, dana hasil penjualan tidak akan masuk untuk kebutuhan operasional, melainkan sepenuhnya diarahkan membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi. Program yang akan dibiayai di antaranya perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan usaha, hingga penguatan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat.
“Nanti hasilnya sepenuhnya membantu keluarga-keluarga yang memang secara nyata membutuhkan bantuan, baik itu untuk pembangunan rumah supaya lebih layak huni atau bantuan-bantuan usaha sebagai dukungan agar mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi,” katanya.
Kemensos juga telah menjadwalkan proses penjelasan lelang digelar secara daring melalui zoom meeting hari ini, Kamis (21/5/2026), mulai pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB. Sementara pelaksanaan lelang akan ditutup pada 25 Mei 2026 pukul 14.35 WIB.
Lelang ini dibuka untuk masyarakat umum. Kemensos berharap partisipasi peserta cukup tinggi sehingga nilai penjualan dapat meningkat dan manfaat sosial yang dihasilkan menjadi lebih besar.
Baca juga: Melalui Aplikasi Reviu MBG, Penerima Manfaat Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Secara Langsung
“Ini terbuka, siapa pun yang ingin ikut silakan. Semakin banyak peminat tentu semakin bagus, lebih-lebih kalau nilainya juga meningkat terus. Niatnya juga membantu mereka yang membutuhkan,” tutup Gus Ipul.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.