Banner Utama

Jelang Puncak Haji 2026, Kemenhaj Perkuat Layanan Konsumsi Jemaah Indonesia Saat Fase Armuzna

Nasional
By Ariyani  —  On May 19, 2026
Caption Foto : Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff. (Foto : Dok. Kemenhaj).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia menjelang fase puncak ibadah haji 1447 H/2026 M atau Armuzna. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik jemaah tetap prima selama menjalani rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Fase Armuzna dikenal sebagai tahapan paling padat dalam pelaksanaan haji karena melibatkan mobilitas tinggi dan aktivitas ibadah yang intens. Karena itu, pemerintah menempatkan layanan makanan sebagai salah satu prioritas utama guna menjaga kesehatan dan daya tahan jemaah.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff mengatakan, operasional penyelenggaraan haji hingga hari ke-28 berlangsung lancar dengan dukungan petugas yang siaga di berbagai titik layanan. Menurutnya, perhatian utama saat ini diarahkan pada kesiapan menjelang Armuzna, terutama sektor konsumsi yang memiliki peran besar dalam menjaga stamina jemaah selama puncak ibadah berlangsung.

“Layanan bagi jemaah berjalan baik. Saat ini fokus diarahkan pada penguatan kesiapan Armuzna, termasuk penyediaan konsumsi untuk mendukung kesehatan dan kenyamanan jemaah,” kata Maria.

Baca juga: Jelang Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Gencarkan Gerakan Halal Lifestyle untuk UMKM dan Masyarakat

Data terbaru menunjukkan sebanyak 464 kelompok terbang (kloter) yang membawa 179.463 jemaah bersama 1.851 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 455 kloter berisi 175.682 jemaah dan 1.820 petugas sudah tiba di Makkah.

Sementara itu, proses kedatangan gelombang kedua melalui Bandara Jeddah terus berlangsung. Hingga saat ini tercatat 190 kloter yang mengangkut 72.904 jemaah dan 759 petugas telah mendarat. Selain itu, terdapat 12.180 jemaah haji khusus yang sudah berada di Arab Saudi untuk mengikuti tahapan ibadah sesuai jadwal.

Konsumsi Ready to Eat

Kemenhaj menyiapkan sistem konsumsi berbasis Ready To Eat (RTE) atau makanan siap santap guna mendukung kebutuhan logistik selama pra-Armuzna, fase puncak, hingga pasca-Armuzna.

Skema tersebut dipilih karena dinilai lebih efektif untuk distribusi cepat di tengah tingginya mobilitas jemaah. Selain praktis, makanan juga disesuaikan dengan standar gizi, keamanan pangan, serta daya tahan penyimpanan. Menariknya, menu yang disiapkan tetap mengusung cita rasa khas Indonesia agar lebih mudah diterima oleh jemaah.

Baca juga: Melalui Aplikasi Reviu MBG, Penerima Manfaat Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Secara Langsung

“Makanan siap santap dirancang dengan rasa nusantara sehingga lebih akrab di lidah jemaah Indonesia. Selain higienis dan aman, faktor kenyamanan saat mengonsumsi juga menjadi perhatian,” jelas Maria.

Selama pelaksanaan Armuzna, setiap jemaah dijadwalkan menerima 15 porsi makanan yang disediakan pihak syarikah. Tambahan enam porsi makanan juga akan diberikan pada masa sebelum dan sesudah Armuzna, yakni pada 7–8 Dzulhijjah dan 13 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 24, 25, dan 30 Mei 2026.

Untuk memastikan distribusi berjalan lancar, Kemenhaj melakukan pengawasan ketat mulai dari proses produksi, pengemasan hingga pengiriman ke hotel-hotel tempat jemaah Indonesia menginap. Distribusi makanan siap santap ditargetkan selesai pada 6 Dzulhijjah 1447 H atau 23 Mei 2026 sebelum jemaah bergerak menuju lokasi puncak ibadah.

Selain kesiapan logistik, pemerintah juga mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi tubuh dengan pola makan teratur, memperbanyak minum air putih, serta membatasi aktivitas yang tidak mendesak menjelang Armuzna. Maria berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalani puncak ibadah haji dengan kondisi sehat dan fokus beribadah.

“Kami mengimbau jemaah menjaga kesehatan, menghemat tenaga, dan mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” tutupnya.

Baca juga: KPK Warning Praktik Titipan dan Pungli SPMB 2026, Sekolah Diminta Tolak Gratifikasi dan Jaga Integritas


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: