ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mempercepat perluasan sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memfokuskan layanan kepada kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kategori 3B. Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta meningkatkan jumlah penerima manfaat dalam dua pekan ke depan.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai strategi percepatan perbaikan kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting di Indonesia. Menurutnya, kelompok 3B menjadi prioritas karena memiliki peran penting dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak sejak masa kehamilan hingga usia dini.
“Mulai sekarang sampai dua minggu ke depan seluruh SPPG harus sudah memiliki penerima manfaat kategori 3B. Saat ini capaian penerima manfaat baru sekitar 9 juta orang, sementara data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan jumlah sasaran berada di kisaran 22 juta hingga 26 juta,” kata Nanik.
BGN menilai masih lebarnya selisih antara jumlah penerima manfaat dan total sasaran membuat program perlu diarahkan kembali agar intervensi gizi lebih efektif. Karena itu, seluruh SPPG diminta memperkuat pendataan lapangan, memperluas jangkauan layanan, serta memastikan kelompok rentan memperoleh akses program secara optimal.
Pemerataan Layanan Pemenuhan Gizi
Baca juga: Jelang Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Gencarkan Gerakan Halal Lifestyle untuk UMKM dan Masyarakat
Optimalisasi ini juga diharapkan mampu mempercepat pemerataan layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah, terutama wilayah yang masih memiliki risiko stunting tinggi.
Selain mendorong percepatan capaian, BGN turut menyiapkan langkah evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan. SPPG yang belum menunjukkan peningkatan penerima manfaat kategori 3B akan mendapat sanksi berupa penghentian operasional sementara.
Kebijakan tersebut diterapkan agar seluruh pelaksana Program Makan Bergizi Gratis tetap fokus pada target utama pemerintah, yaitu meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mempercepat penurunan kasus stunting nasional.
“Kalau penerima manfaat kategori 3B di SPPG masih sedikit, maka SPPG akan di-suspend,” tegas Nanik.
Baca juga: Melalui Aplikasi Reviu MBG, Penerima Manfaat Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Secara Langsung
Program MBG sendiri menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, dengan menitikberatkan pada pemenuhan gizi bagi kelompok rentan agar generasi mendatang tumbuh lebih sehat dan produktif.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.