Banner Utama

Dukungan Jalan Vihara Menjadi Spot Kuliner Malam Kota Purwokerto Meluas

Berita Advertorial
Caption Foto : Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas menggelar dialog dengan warga kawasan Jalan Vihara terkait pemanfaatan kawasan tersebut sebagai pusat kuliner malam, Jumat (15/5/2026) malam. (Foto : Hermiana E. Effendi).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Wacana menjadikan Jalan Vihara di kawasan Pasar Wage Purwokerto sebagai pusat kuliner malam mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kawasan yang dikenal strategis dan memiliki nilai historis tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata kuliner baru di Kabupaten Banyumas.

Dukungan tersebut mengemuka dalam dialog yang digelar bersama Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas di halaman Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto, Jumat (15/5/2026) malam. Dialog berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan dengan melibatkan warga sekitar, tokoh masyarakat hingga unsur pemerintah daerah.

Kepala DKUKMP Banyumas, Gatot Eko Purwadi SE menyampaikan, pemerintah daerah pada prinsipnya hanya berperan sebagai fasilitator dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait pemanfaatan Jalan Vihara sebagai sentra kuliner malam.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat lokal menjadi poin penting agar keberadaan pusat kuliner malam nantinya benar-benar mampu menggerakkan perekonomian warga sekaligus menjaga ekosistem Pasar Wage tetap hidup dan tertata.

“Kami di sini sifatnya hanya memfasilitasi, mengingat muncul aspirasi tentang pemanfaatan Jalan Vihara, yaitu sebagai pusat kuliner malam. Kalau Pak Bupati menyebut kawasan pecinan, tetapi soal nama ataupun produk yang dijual, semuanya kita serahkan kembali kepada warga, yang terpenting adalah tidak melanggar aturan dan melibatkan warga lokal,” tuturnya.

Baca juga: Ritual Sakral Api Dharma Waisak 2026 Digelar di Candi Mendut, Simbol Cahaya Kebijaksanaan Umat Buddha

Gatot juga memberikan apresiasi kepada warga Jalan Vihara yang sebelumnya telah mendukung proses penataan pedagang Pasar Wage. Berkat kerja sama tersebut, kawasan Jalan Vihara kini kembali tertata dan bebas dari aktivitas pedagang kaki lima yang selama puluhan tahun menempati area tersebut.

Ia berharap, penataan yang sudah berjalan baik dapat menjadi momentum lahirnya pusat ekonomi baru berbasis UMKM dan kuliner malam yang nyaman, aman serta mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.

Caption : Caption Foto : Ketua Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto, Suryana memberikan masukan dalam dialog yang digelar di halaman klenteng, Jumat (15/5/2026) malam, (Foto : Hermiana E. Effendi).

Dukungan dari Klenteng Hok Tek Bio

Sementara itu, Ketua Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto, Suryana menyatakan dukungannya terhadap rencana pemanfaatan Jalan Vihara sebagai kawasan kuliner malam. Namun demikian, ia memberikan sejumlah catatan penting agar keberadaan pusat kuliner nantinya tetap menjaga nilai kebersamaan dan toleransi.

Baca juga: Polresta Banyumas Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Ganja, Pengedar Asal Wangon Dibekuk

Menurutnya, penggunaan nama kawasan sebaiknya bersifat umum dan nasionalis, tanpa mengedepankan unsur etnis tertentu. Hal itu dinilai penting agar kawasan tersebut menjadi ruang bersama yang terbuka untuk semua kalangan masyarakat.

“Kami tidak ingin terkotak-kotak, sehingga lebih baik menggunakan nama kawasan yang lebih nasional saja. Kami sangat terbuka dan mendukung, tetapi mohon jalan masuk ke area klenteng tetap steril dan lapak-lapak pedagang tidak dititipkan di klenteng, karena ini adalah tempat ibadah,” katanya.

Suryana juga mengungkapkan bahwa gagasan menjadikan Jalan Vihara sebagai pusat kuliner malam sebenarnya sudah pernah muncul belasan tahun lalu. Namun saat itu belum terealisasi karena adanya sejumlah kendala teknis, salah satunya terkait penitipan lapak pedagang di area klenteng setelah selesai berjualan.

Dalam dialog tersebut turut hadir Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas, Krisianto. Ia mengapresiasi proses penataan pedagang di Jalan Vihara yang berjalan aman dan kondusif.

Menurutnya, penataan kawasan pasar bukan hal mudah, terlebih para pedagang di Jalan Vihara telah berjualan selama kurang lebih 25 tahun di lokasi tersebut. Karena itu, keberhasilan penataan menjadi langkah positif yang patut diapresiasi bersama.

Baca juga: Ahmad Luthfi Ajak Semua Elemen Bergerak Cegah Kekerasan di Pesantren

Ia juga menegaskan dukungan terhadap pemanfaatan Jalan Vihara sebagai pusat kuliner malam selama tetap mematuhi aturan yang berlaku.

“Sebagaimana disampaikan Kepala DKUKMP Banyumas, sepanjang tidak melanggar aturan, kita mendukung,” ucapnya.

Caption : Caption Foto : Jalan Vihara pada malam hari. (Foto : Hermiana E. Effendi).

Penataan Parkir

Dukungan juga datang dari pengelola area parkir Jalan Vihara, Toto. Ia menilai hadirnya pusat kuliner malam akan membuat kawasan tersebut semakin hidup dan ramai dikunjungi masyarakat.

Baca juga: Rumah di Kemranjen Banyumas Ludes Dibakar, Pelaku Diduga Anak Kandung yang Alami Gangguan Jiwa

Namun demikian, Toto mengingatkan perlunya solusi matang terkait ketersediaan lahan parkir. Saat ini saja, keberadaan satu tempat kuliner malam di sekitar Klenteng Hok Tek Bio yakni Kopi Sarinah sudah mampu menarik banyak pengunjung hingga area parkir sering penuh.

“Café ini ramai pengunjung hingga tengah malam, jadi saat kendaraan pengangkut sayur berdatangan, saya sampai kewalahan. Parkir pengunjung café terpaksa dialihkan ke area Jalan Brigjen Katamso. Sehingga jika nanti sebelah barat klenteng dibuatkan tenda-tenda UMKM, area parkir otomatis akan berkurang, sementara pengunjung semakin banyak, itu harus dicarikan solusi,” ungkapnya.

Dialog yang dipandu Era Prima Nugraha tersebut menjadi langkah awal penjajakan konsep pengembangan kawasan kuliner malam Jalan Vihara. Seluruh pihak tampak sepakat bahwa pengembangan kawasan harus dilakukan secara tertata dengan tetap menghormati fungsi tempat ibadah, menjaga kenyamanan warga serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Jika terealisasi dengan konsep yang matang, Jalan Vihara berpotensi menjadi ikon wisata kuliner malam baru di Purwokerto. Kehadiran sentra UMKM dan kuliner malam diyakini tidak hanya mampu menghidupkan perekonomian warga, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata perkotaan di Banyumas pada malam hari. Dengan sinergi antara pemerintah, warga, pelaku UMKM dan tokoh masyarakat, Jalan Vihara kini mulai dilirik sebagai wajah baru ruang publik yang modern, tertata dan tetap menjunjung tinggi nilai toleransi serta keberagaman.

Baca juga: Polresta Banyumas Persempit Ruang Balap Liar, Pelanggar Ditindak Tegas

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: