Banner Utama

Jemaah Haji Indonesia Wafat di Bandara Madinah, Ini Kronologi dan Penjelasan Petugas

Nasional
By Ariyani  —  On May 04, 2026
Caption Foto : Dok. Kemenhaj.

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci kembali diwarnai kabar duka. Seorang jemaah lanjut usia asal Embarkasi Kertajati dilaporkan meninggal dunia setibanya di bandara, setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan usai perjalanan panjang dari Indonesia.

Dilansir dari Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj), peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5/2026). Jemaah berinisial SMP (73), yang tergabung dalam kloter KJT-14, sempat mengalami penurunan kesadaran saat menjalani proses imigrasi di bandara setibanya di Madinah.

Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir menjelaskan, petugas langsung melakukan penanganan cepat begitu kondisi jemaah diketahui memburuk.

“Saat proses imigrasi, yang bersangkutan mengalami penurunan kesadaran. Petugas segera memberikan pertolongan awal dan membawa jemaah ke klinik bandara,” jelasnya.

Baca juga: Jelang Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Gencarkan Gerakan Halal Lifestyle untuk UMKM dan Masyarakat

Setelah mendapatkan penanganan awal, jemaah kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mouwasat Madinah untuk perawatan lebih lanjut. Namun, upaya medis yang dilakukan belum berhasil menyelamatkan nyawa jemaah tersebut.

“Dari klinik bandara, langsung dirujuk ke rumah sakit. Berdasarkan informasi yang kami terima, jemaah kemudian dinyatakan wafat,” kata Abdul Basir.

Tidak Ada Riwayat Sakit

Berdasarkan data awal, tidak ditemukan riwayat penyakit serius pada jemaah tersebut. Bahkan, secara administratif, almarhum telah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan (istithaah) untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Meski demikian, Abdul Basir menekankan bahwa kondisi fisik jemaah bisa berubah sewaktu-waktu, terutama setelah menempuh perjalanan udara jarak jauh yang melelahkan. Faktor kelelahan dan adaptasi lingkungan menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah, khususnya lansia.

Baca juga: Melalui Aplikasi Reviu MBG, Penerima Manfaat Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Secara Langsung

“Perjalanan panjang dan proses kedatangan dapat memengaruhi kondisi kesehatan. Karena itu, kesiapsiagaan petugas di titik kedatangan menjadi sangat penting,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap kejadian seperti ini menjadi pengingat pentingnya pelayanan cepat dan responsif bagi jemaah sejak pertama kali tiba di Tanah Suci.

Jenazah almarhum telah dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi pada pagi hari. Pemerintah juga memastikan akan melaksanakan badal haji bagi jemaah yang wafat sebelum menyelesaikan rangkaian ibadah, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Atas nama petugas, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga diberikan ketabahan,” tutup Abdul Basir.


Baca juga: KPK Warning Praktik Titipan dan Pungli SPMB 2026, Sekolah Diminta Tolak Gratifikasi dan Jaga Integritas

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: