Banner Utama

200 Dosen Se-Indonesia Ikuti Diklat Ideologi Pancasila di Semarang

Pendidikan
By Vivin  —  On Feb 24, 2026
Caption Foto : Sekda Jateng, Sumarno membuka Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila Khusus Dosen Pendidikan Pancasila Angkatan V di Hotel Novotel Semarang, Selasa (24/2/2026). (Foto : Dok. Kominfo Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Upaya penguatan nilai kebangsaan di lingkungan perguruan tinggi terus digencarkan. Sebanyak 200 dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Pancasila dari 108 perguruan tinggi di seluruh Indonesia mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Ideologi Pancasila di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sebagai bagian dari strategi memperkuat peran kampus dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Tak sekadar membahas materi ajar, para peserta juga dibekali metode pembelajaran dan pendekatan pembentukan karakter mahasiswa agar implementasi Pancasila lebih kontekstual di lingkungan akademik.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa posisi dosen sangat strategis dalam proses internalisasi ideologi negara. Menurutnya, kampus merupakan ruang awal pembentukan pola pikir kebangsaan yang sistematis bagi mahasiswa.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan, sehingga nilai ideologi Pancasila harus tertanam kuat, bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga menjadi sikap dan perilaku,” ujar Sumarno saat membuka Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila Khusus Dosen Pendidikan Pancasila Angkatan V di Hotel Novotel Semarang, Selasa (24/2/2026).

Ia menambahkan, penguatan ideologi Pancasila juga berkorelasi dengan stabilitas sosial di daerah. Menurutnya, persatuan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendukung pembangunan.

Baca juga: 400 Siswa Unggulan Lolos Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2026

Sumarno juga menekankan pentingnya skema trainer of trainers dalam program ini. Melalui model tersebut, para dosen diharapkan mampu menularkan materi dan semangat penguatan ideologi kepada sivitas akademika di kampus masing-masing secara lebih luas.

“Kami berharap para peserta menjadi embrio yang menyebarkan penguatan ideologi Pancasila, khususnya di Jawa Tengah,” katanya.

Pendidikan Pancasila 

Sementara itu, Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menjelaskan bahwa penguatan Pendidikan Pancasila kini didukung buku teks utama yang disusun BPIP bersama kementerian terkait. Ia menyebut buku tersebut sudah diterapkan mulai jenjang PAUD hingga SLTA, dan saat ini BPIP tengah menyiapkan buku teks utama khusus untuk perguruan tinggi. Dalam paparannya, Yudian juga mengapresiasi implementasi Pendidikan Pancasila di Kota Semarang yang dinilai sangat progresif.

“Semarang hampir mencapai 98 persen dalam penyelenggaraan Pendidikan Pancasila berbasis buku teks utama. Ini capaian yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Baca juga: Unsoed Gandeng PT Sang Hyang Seri, Perkuat Riset Benih Unggul untuk Ketahanan Pangan

Diklat Angkatan V ini diikuti 200 dosen, terdiri atas 140 peserta dari luar Kota Semarang dan 60 dosen dari dalam kota. Selama pelatihan, peserta difokuskan pada penguatan kemampuan membangun karakter Pancasila melalui aspek pengetahuan, disposisi, dan tindakan dalam Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Pendidikan Pancasila.

Melalui kegiatan ini, para dosen diharapkan tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi agen perubahan yang aktif menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di lingkungan kampus.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: