Banner Utama

Sepanjang 2025, Program Sosial PLN Sentuh 701 Ribu Penerima Manfaat

EKBIS
By Ariyani  —  On Feb 21, 2026
Caption Foto : PLN mengoperasikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di daerah terdampak bencana. (Foto ; Dok. PLN).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTAPT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang 2025, perusahaan listrik negara ini mencatat sebanyak 701.938 masyarakat telah menerima manfaat dari 1.627 program yang digelar di berbagai daerah.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa program TJSL tidak hanya berorientasi pada penyediaan listrik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat dampak sosial dan ekonomi di tengah masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan TJSL tahun ini turut menyerap 34.408 tenaga kerja dan melibatkan 23.335 pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang tersebar di 38 provinsi.

“PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga berperan sebagai agen transformasi sosial yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Ia menambahkan, seluruh program dirancang berbasis prinsip creating shared value (CSV) agar manfaat yang dihasilkan tidak bersifat jangka pendek, melainkan berkelanjutan. 

Baca juga: Waspadai Risiko dan Legalitas Investasi Emas Digital

Program TJSL PLN difokuskan pada tiga sektor utama yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), yakni pendidikan, lingkungan, serta pengembangan UMKM. Sepanjang tahun, PLN Peduli menjalankan berbagai inisiatif mulai dari pelestarian ekosistem darat dan laut, pengelolaan Fly Ash Bottom Ash (FABA), co-firing biomassa, hingga digitalisasi pendidikan.

Selain itu, perusahaan juga menyalurkan beasiswa dan pelatihan, pemberdayaan difabel dan perempuan, program Electrifying Agriculture dan Electrifying Marine, serta penguatan ekonomi desa.

Darmawan menegaskan, penyelarasan dengan SDGs menjadi landasan utama agar setiap program mampu memberi dampak luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Di sektor pendidikan dan kesehatan, PLN menggandeng TNI melalui pembangunan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pangkalan TNI Angkatan Udara Atang Sandjaja, Kabupaten Bogor.

Fasilitas tersebut mampu menyediakan sekitar 3.900 porsi makanan bergizi gratis setiap hari bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini juga membuka lapangan kerja bagi ratusan tenaga kerja lokal yang terlibat dalam operasional dapur.

Perluasan Akses Listrik

Baca juga: Jangan Biarkan Uang Menganggur: Ini Dampak Idle Money bagi Keuangan Pribadi dan Bisnis

PLN juga memperkuat pemerataan energi melalui program sambung listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu. Sepanjang 2025, lebih dari 8.000 keluarga prasejahtera di 12 provinsi telah mendapatkan akses listrik melalui program tersebut.

“Melalui sambung listrik, kami ingin memastikan keadilan energi benar-benar terwujud sehingga masyarakat prasejahtera memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas hidup,” kata Darmawan. 

Pada sektor lingkungan, PLN menjalankan 53 program penghijauan di 41 unit kerja dengan total penanaman lebih dari 145 ribu pohon. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan penyerapan karbon, menjaga konservasi tanah, serta memperbaiki tata kelola air.

Di bidang sanitasi dan air bersih, TJSL PLN juga membangun ratusan fasilitas seperti sumur bor, jaringan pipanisasi rumah, septic tank, toren air, unit MCK, dan biopori yang telah menjangkau 15.265 penerima manfaat di 18 lokasi di Indonesia. 

Upaya pemberdayaan ekonomi dilakukan melalui Program Pembinaan Mitra dan UMK Naik Kelas yang dijalankan lewat 26 Rumah BUMN dan 8 UMK HUB di berbagai daerah.

Baca juga: Tips Investasi untuk Pemula: Bangun Kekayaan Tanpa Harus Kaya Dulu

Hingga kini, tercatat 9.275 UMK telah terdaftar dalam Dashboard TJSL PLN Peduli. Beragam pendampingan diberikan, mulai dari pelatihan peningkatan kapasitas, fasilitasi pameran dan expo, hingga sertifikasi produk untuk memperluas akses pasar.

“UMK adalah tulang punggung perekonomian nasional. Melalui pembinaan berkelanjutan, PLN ingin mendorong pelaku usaha naik kelas dan semakin berdaya saing,” jelas Darmawan. 

Selain program pemberdayaan, PLN juga menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tidak hanya memulihkan sistem kelistrikan, perusahaan juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.

“Pascabencana, PLN hadir bukan hanya memulihkan listrik, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca juga: KAI Properti Perkuat Aktivasi Kawasan PCC Lewat Ruang Produktif 24 Jam

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: