ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Memasuki awal puasa Ramadan 1447 H, harga emas di Indonesia menunjukkan tren menguat tipis pada perdagangan Kamis, (19/2/2026). Kenaikan harga ini terlihat pada emas batangan Antam, produk UBS dan Galeri 24 di Pegadaian, serta emas perhiasan di pasaran, menandai minat masyarakat terhadap logam mulia sebagai aset aman.
Harga emas batangan Antam hari ini berada di kisaran Rp 3.152.000 per gram, sementara harga beli kembali mencapai Rp 2.655.000 per gram. Produk Pegadaian lainnya, UBS dan Galeri 24, masing-masing dijual seharga Rp 2.965.000 dan Rp 2.946.000 per gram dengan harga buyback sekitar Rp 2,76 juta per gram. Pergerakan harga ini menunjukkan stabilitas pasar emas domestik di tengah permintaan yang tetap kuat.
Sementara itu, harga emas perhiasan juga mengalami kenaikan tipis. Emas 24 karat dipatok Rp 2.541.000 per gram, 22 karat Rp 2.110.000 per gram, 18 karat Rp 1.725.000 per gram, dan 14 karat Rp 1.338.000 per gram. Kenaikan harga perhiasan tidak hanya dipengaruhi oleh harga emas dunia, tetapi juga faktor desain, upah kerja, dan biaya toko perhiasan.
Para analis pasar menilai bahwa awal Ramadan biasanya menjadi momen meningkatnya permintaan emas, baik sebagai investasi maupun untuk kebutuhan perhiasan. Fenomena ini dipengaruhi oleh masyarakat yang ingin memanfaatkan momentum puasa untuk menabung emas atau membeli hadiah, sehingga sedikit mendorong kenaikan harga.
Baca juga: Waspadai Risiko dan Legalitas Investasi Emas Digital
Dengan tren harga yang menguat tipis hari ini, masyarakat disarankan untuk memantau pergerakan emas secara berkala. Emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang stabil, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.