ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Kesibukan kerja yang menumpuk kerap membuat masyarakat perkotaan kesulitan meluangkan waktu untuk berolahraga. Berjam-jam duduk di depan layar komputer telah menjadi rutinitas harian, tanpa disadari berdampak pada kesehatan jangka panjang. Di tengah kondisi tersebut, kehadiran walking pad mulai mencuri perhatian sebagai alternatif aktivitas fisik yang praktis dan adaptif dengan gaya hidup modern.
Walking pad merupakan perangkat kebugaran berdesain minimalis yang dirancang khusus untuk aktivitas berjalan kaki di dalam ruangan. Berbeda dari treadmill konvensional yang besar dan membutuhkan ruang khusus, walking pad tampil lebih ramping, ringan, serta mudah dipindahkan. Sebagian besar model bahkan tidak dilengkapi pegangan tangan atau memiliki pegangan yang dapat dilipat, sehingga dapat disimpan di bawah meja, tempat tidur, atau sofa setelah digunakan.
Baca juga: Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Utama Menjaga Imunitas Tubuh Tetap Optimal
Secara fungsi, walking pad memang tidak ditujukan untuk aktivitas lari cepat. Kecepatan maksimalnya umumnya berada pada rentang 6 hingga 10 kilometer per jam, cukup untuk jalan santai hingga jalan cepat. Karakteristik ini menjadikannya ideal untuk penggunaan indoor, terutama sebagai under-desk treadmill yang memungkinkan pengguna tetap bergerak sambil bekerja di meja berdiri (standing desk).
Para ahli kebugaran menilai peningkatan aktivitas fisik harian merupakan faktor penting dalam menjaga berat badan dan kesehatan metabolik. Walking pad membantu menggeser kebiasaan duduk terlalu lama menjadi aktivitas yang lebih aktif. Dengan berjalan kaki secara rutin, tubuh membakar lebih banyak kalori dibandingkan kondisi diam, meskipun intensitasnya tergolong ringan.
Baca juga: Tak Hanya Menyehatkan Tubuh, Olahraga Terbukti Meningkatkan Kinerja Otak
Dalam satu jam berjalan dengan kecepatan sedang, tubuh dapat membakar sekitar 80 hingga 150 kalori, tergantung berat badan dan kecepatan langkah. Meski terlihat kecil, pembakaran kalori ini menjadi signifikan jika dilakukan secara konsisten setiap hari. Selain itu, aktivitas jalan kaki juga berperan dalam meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh mengelola energi dengan lebih efisien.
Keunggulan lain dari walking pad adalah sifatnya yang rendah risiko. Jalan kaki termasuk olahraga low-impact yang lebih ramah bagi sendi, sehingga relatif aman dilakukan oleh berbagai kelompok usia, termasuk pemula dan pekerja yang jarang berolahraga. Faktor kenyamanan inilah yang membuat banyak pengguna mampu menjaga konsistensi, kunci utama dalam perubahan gaya hidup sehat.
Baca juga: Kenalkan John Herdman, Erick Thohir Ajak Seluruh Elemen Dukung Transformasi Timnas Indonesia
Tak hanya berdampak pada fisik, penggunaan walking pad juga memberikan manfaat psikologis. Aktivitas berjalan ringan terbukti dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, serta membantu menjaga fokus dan produktivitas kerja. Beberapa pengguna bahkan mengaku merasa lebih segar dan bertenaga saat bekerja sambil berjalan dibandingkan duduk diam berjam-jam.
Kisah sukses pun mulai bermunculan. Sejumlah pengguna membagikan pengalaman penurunan berat badan setelah rutin menggunakan walking pad, dikombinasikan dengan pola makan seimbang. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi kebugaran sederhana dapat menjadi pemicu perubahan besar, asalkan didukung komitmen dan kebiasaan hidup sehat.
Baca juga: PSSI Rekrut Pakar Sport Science Dunia, Cesar Meylan Perkuat Mesin Fisik Timnas Indonesia
Di tengah keterbatasan waktu dan ruang, walking pad hadir sebagai solusi realistis bagi masyarakat urban untuk tetap aktif. Lebih dari sekadar alat olahraga, perangkat ini mencerminkan pergeseran cara pandang terhadap kesehatan, bahwa bergerak bisa dimulai dari langkah kecil, bahkan dari balik meja kerja.
Baca juga: Laga Panas di GOR Satria, Persibas Bungkam Persibangga Lewat Gol Ramdin
Belum ada komentar.
Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.