Dari Panggung Tawa ke Luka Keluarga, Film Suka Duka Tawa Sajikan Drama Komedi Penuh Makna

Hiburan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Jan 11, 2026
Caption Foto : Flayer Film Suka Duka Tawa.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Film Suka Duka Tawa hadir sebagai tontonan drama komedi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton menyelami dinamika hubungan keluarga, pencarian jati diri, dan kerasnya dunia hiburan. Film ini mulai tayang di bioskop Tanah Air pada 8 Januari 2026.

Dibintangi oleh Rachel Amanda, film ini mempertemukan deretan aktor dan komedian lintas generasi, di antaranya Teuku Rifnu Wikana, Marissa Anita, Enzy Storia, Arif Brata, Gilang Bhaskara, dan Bintang Emon. Kehadiran para komika ternama tersebut memperkuat nuansa autentik dunia stand up comedy yang menjadi latar utama cerita.

Baca juga: Menara Teratai Purwokerto Batalkan Pesta Kembang Api, Perayaan Tahun Baru Digelar Lebih Sederhana

Kisah berpusat pada Tawa (Rachel Amanda), seorang perempuan muda yang menjalani kehidupan ganda. Di siang hari, ia bekerja sebagai karyawan perusahaan, sementara di malam hari ia berjuang menapaki panggung sebagai komedian tunggal. Popularitas Tawa mulai menanjak ketika materi komedinya menyinggung kisah sang ayah, Keset (Teuku Rifnu Wikana), mantan komedian televisi yang kariernya tengah meredup.

Ironisnya, ketika nama Tawa semakin dikenal publik, kehidupan Keset justru berada di titik terendah. Suatu hari, Keset diam-diam menemui Tawa tanpa sepengetahuan sang ibu, dengan harapan dapat memperbaiki hubungan yang telah lama renggang dan menghidupkan kembali ikatan ayah-anak yang terputus oleh waktu dan kesalahpahaman.

Konflik batin pun tak terelakkan. Tawa dihantui rasa bersalah karena merasa telah “menjual” kisah pribadi ayahnya demi panggung dan popularitas. Di sisi lain, ia menyadari bahwa selama ini tidak benar-benar memahami hubungan orang tuanya. Kedekatan yang kembali terjalin dengan sang ayah membuat Tawa berada di persimpangan antara ambisi, keluarga, dan kejujuran terhadap dirinya sendiri.

Perjalanan Tawa semakin berwarna dengan kehadiran sahabat-sahabatnya, sesama komika muda yang juga sedang berjuang menembus kerasnya industri hiburan. Melalui interaksi mereka, film ini menampilkan potret realistis dunia stand up comedy: penuh tawa di atas panggung, namun sarat tekanan dan luka di balik layar.

Disutradarai oleh Aco Tenriyagelli, Suka Duka Tawa menawarkan narasi yang hangat dan reflektif. Film ini mengajarkan bahwa humor bukan sekadar alat untuk mengundang tawa, melainkan juga medium untuk berdamai dengan masa lalu, menyampaikan kejujuran, dan menyembuhkan hubungan yang retak. Sebuah film yang relevan bagi generasi muda, keluarga, dan siapa pun yang pernah berjuang menemukan makna di balik sorak sorai tepuk tangan.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.

Belum ada data Orbit Vox.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: