ORBIT-NEWS.COM, CILACAP — Seorang warga membuat geger masyarakat Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Kamis (10/9/2026). Ahmad Nuryasin (30) diketahui berada di atas tower BTS setinggi sekitar 75 meter.
Kondisi tersebut langsung mendapat penanganan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap bersama tim SAR gabungan.
Informasi mengenai keberadaan Ahmad di atas tower diterima petugas sekitar pukul 10.30 WIB. Laporan disampaikan Sumaryo, Lurah Panikel.
Tak ingin mengambil risiko, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap segera diberangkatkan pada pukul 10.48 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.10 WIB dan langsung melakukan assessment serta berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya.
Pendekatan Persuasif
Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut
Menggunakan megaphone, petugas memberikan imbauan dan membujuk Ahmad agar bersedia turun secara aman.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 13.00 WIB, Ahmad bersedia turun dari tower dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Setelah berada di tempat aman, Ahmad kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Operasi SAR selanjutnya diusulkan ditutup pada pukul 13.15 WIB. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.
Dalam proses evakuasi, Basarnas Cilacap mendapat dukungan dari Polsek Kampung Laut, Koramil Kampung Laut, Banser, Baznas, Pemerintah Desa Panikel, keluarga, serta masyarakat sekitar.
Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam
Tim juga membawa sejumlah perlengkapan pendukung, antara lain peralatan HART, peralatan medis, alat komunikasi, dan satu unit Rescue Car Carrier.
Keberhasilan evakuasi tersebut menunjukkan pentingnya respons cepat sekaligus pendekatan yang tepat dalam menangani kondisi membahayakan manusia, terutama ketika keselamatan warga menjadi prioritas utama. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.