ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Penguatan nilai-nilai kebangsaan kembali menjadi perhatian dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar Anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Tengah 8, Banyumas dan Cilacap, Yanuar Arif Wibowo di Purwokerto. Empat pilar yang disosialisasikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam penyampaiannya, Yanuar Arif menekankan, Pancasila tidak sekadar menjadi dasar negara, tetapi juga merupakan konsensus yang menyatukan masyarakat Indonesia yang memiliki latar belakang beragam.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan karakter dan kehidupan masyarakat Indonesia.
“Pancasila yang berisi 5 nilai luhur adalah nilai-nilai yang berakar dari bangsa Indonesia itu sendiri. Bung Karno bahkan mengatakan Pancasila itu digali dari kepribadian bangsa sendiri,” ujar Yanuar Arif.
Politikus PKS tersebut kemudian mengajak peserta melihat perjalanan sejarah Indonesia dalam konteks pentingnya mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.
Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut
Ia mengaitkan posisi Pancasila dengan berbagai dinamika politik dan sejarah Indonesia, termasuk peristiwa G30S/PKI pada 1965 yang dalam penyampaiannya disebut sebagai bagian dari tragedi kemanusiaan serta upaya kudeta terhadap negara.
“Pancasila ini adalah ideologi bangsa dan dasar negara. Pancasila tidak bisa dan tidak boleh diganti dengan ideologi komunis dan sejenisnya,” tegasnya.
Yanuar Arif juga menyinggung kebijakan negara setelah peristiwa 1965. Menurut dia, MPRS kemudian menerbitkan ketetapan yang berkaitan dengan pembubaran PKI serta pelarangan penyebarluasan paham komunisme, Marxisme dan Leninisme di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menjelaskan pembahasan revisi RUU tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ia menyebut Fraksi PKS DPR RI mengusulkan TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966 sebagai salah satu dasar pertimbangan historis dalam pembahasan tersebut.
Selain pemaparan materi, kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Purwokerto itu juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam
Sesi tersebut mendapat perhatian peserta karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan maupun pendapat mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila di tengah perubahan zaman.
Melalui forum tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan, tetapi juga diajak mendiskusikan bagaimana nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
"Pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan berbangsa yang tetap berlandaskan nilai kebangsaan di tengah dinamika masyarakat modern," pesan Yanuar. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.