ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PKB Banyumas telah selesai digelar. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 27 ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB terpilih dari seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas langsung mendapatkan pembekalan dari DPW PKB Jawa Tengah. Pembekalan tersebut digelar di Kantor DPC PKB Banyumas, Minggu (13/9/2026), setelah seluruh rangkaian Musancab di tiga zona selesai dilaksanakan.
Koordinator Zona DPW PKB Jawa Tengah, Zaki Mubarok mengatakan, proses penjaringan calon ketua DPAC se-Kabupaten Banyumas telah dilakukan beberapa waktu sebelumnya. Proses tersebut diawali dengan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
“Dalam Musancab tadi sudah dilakukan pengumuman ketua DPAC terpilih untuk 27 kecamatan dan langsung kita minta untuk mengikuti pembekalan di kantor DPC PKB Banyumas,” terang Zaki kepada Orbit-News.com.
Menurut Zaki, pelaksanaan Musancab kali ini dilakukan di tiga zona, yakni Rawalo, Sokaraja dan Cilongok. Dari proses tersebut, akhirnya ditetapkan ketua DPAC untuk seluruh 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas.
Ada hal berbeda dalam hasil Musancab DPC PKB Banyumas kali ini. PKB memilih para ketua DPAC dari kalangan muda, dengan batasan usia di bawah 35 tahun. Zaki Mubarok mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya PKB menghadirkan energi baru sekaligus mempersiapkan partai menghadapi Pemilu 2029.
Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut
“Tahun 2029 nanti, pemilih muda lebih banyak, kisaran 55-60 persen, sehingga PKB harus melakukan penyegaran, supaya bisa menarik para generasi muda untuk memilih PKB,” tuturnya.
Menurutnya, keberadaan kader muda di tingkat kecamatan diharapkan mampu membuat PKB lebih dekat dengan kelompok pemilih muda. Posisi DPAC yang berada di tingkat kecamatan dinilai strategis karena menjadi salah satu ujung tombak partai hingga ke masyarakat.
Targetkan 70-80 Persen Generasi Muda Pilih PKB
Lebih lanjut Zaki memaparkan, PKB menargetkan sebanyak 70-80 persen generasi muda memilih PKB pada Pemilu mendatang. Karena itu, DPAC sebagai ujung tombak partai di tingkat kecamatan dipimpin oleh kader-kader muda yang berusia di bawah 35 tahun.
Tak hanya memberikan ruang bagi kader muda, PKB juga mengakomodasi kader perempuan untuk masuk dalam kepengurusan DPAC. Seluruh kepengurusan DPAC ditargetkan mengakomodasi sedikitnya 30 persen perempuan.
Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam
“Dengan adanya sinergitas pemuda serta kaum perempuan sampai di tataran akar rumput, diharapkan PKB akan mampu meraup suara lebih banyak,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Banyumas, Imam Ahfas menyatakan, meskipun seluruh ketua DPAC berasal dari kalangan muda, kepengurusan di masing-masing DPAC tetap mengakomodasi para kader senior. Menurutnya, keterlibatan kader senior tetap penting karena memiliki pengalaman, ketokohan serta pemahaman terhadap kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.
“Sehingga kepengurusan yang terbentuk ini, memadukan energi dan gagasan kader muda dengan ketokohan dan pengalaman para senior, sehingga kepengurusan menjadi saling melengkapi,” ucapnya.
Setelah Musancab DPC PKB Banyumas selesai, tahapan berikutnya adalah penjaringan para ketua ranting. Ditargetkan sampai dengan bulan Desember 2026, seluruh proses tersebut sudah selesai. Dengan struktur kepengurusan yang diisi perpaduan kader muda, perempuan dan kader senior, PKB Banyumas berharap memiliki kekuatan baru yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mampu menjawab karakter pemilih pada Pemilu 2029.
Regenerasi di tingkat DPAC ini pun menjadi langkah awal PKB Banyumas untuk membangun mesin politik hingga ke akar rumput. Energi kader muda diharapkan tidak hanya menjadi wajah baru kepengurusan, tetapi juga mampu membawa gagasan dan pendekatan baru dalam meraih dukungan masyarakat. (*)
Baca juga: Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Kebumen Meluas hingga 2 Hektare
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.