KPU Banyumas Tetapkan 1,4 Juta Pemilih di Triwulan III 2026

Puluhan Ribu Pemilih Pemula Belum Punya KTP-el
Caption Foto : Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah menyerahkan berita acara daftar pemilih kepada Bawaslu Banyumas, Rabu (30/9/2026). (Foto :Dok. KPU Banyumas).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Daftar pemilih di Kabupaten Banyumas terus bergerak dinamis. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas resmi menetapkan jumlah pemilih dalam Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 mencapai 1.438.848 orang.

Angka ini melonjak tajam dengan penambahan 3.704 pemilih baru jika dibandingkan dengan data Triwulan II. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Pleno Terbuka yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah, di Aula KPU Banyumas, Rabu (30/9/2026). 

Berdasarkan rincian data terbaru KPU Banyumas, pergerakan angka pemilih terjadi cukup signifikan di kedua kelompok gender:

Pertumbuhan angka ini didorong oleh masuknya para pemilih pemula yang baru menginjak usia 17 tahun, pemilih pindah domisili, serta penyesuaian elemen data kependudukan secara berkala.

"Kami terus mencocokkan data pemilih pemula yang baru berusia 17 tahun. Kami juga mengimbau para orang tua untuk memastikan hak pilih anak-anaknya terakomodasi dengan baik," tegas Rofingatun Khasanah.

Puluhan Ribu Pemilih Belum Rekam KTP-el

Di balik lonjakan jumlah pemilih, rapat pleno yang dihadiri Bawaslu, OPD, partai politik, dan pemantau Pemilu ini mengungkap fakta krusial terkait kepemilikan KTP elektronik (KTP-el).

Terdapat perbedaan data yang mencolok antara KPU dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Banyumas:

Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam

  • Versi KPU: Terdapat sekitar 60 ribu pemilih potensial yang tercatat belum melakukan perekaman KTP-el.

  • Versi Dindukcapil: Mencatat ada sekitar 13 ribu penduduk yang belum merekam KTP-el.

Perbedaan ini terjadi karena KPU menggunakan basis data pemutakhiran pemilih potensial, sementara Dindukcapil mengacu pada data administrasi kependudukan murni. Untuk mengejar ketertinggalan ini, Dindukcapil Banyumas kini gencar menyisir sekolah-sekolah dan fasilitas umum melalui program jemput bola perekaman KTP-el. 

Guna menjaga data tetap akurat, mutakhir, dan valid menjelang pesta demokrasi mendatang, KPU Banyumas membuka kanal partisipasi publik secara online. Masyarakat Banyumas yang mengalami perubahan status kependudukan, seperti pindah domisili, anggota keluarga meninggal dunia, hingga purnawirawan/baru menjadi anggota TNI/Polri, dapat melapor mandiri melalui tautan berikut:

Langkah proaktif masyarakat sangat dibutuhkan agar tidak ada satu pun warga Banyumas yang kehilangan hak suaranya.(*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat
VOX

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat

Redaksi Orbit-News.com | 17 Sep 2026

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: