ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Motor matik memang praktis digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Tinggal tarik gas tanpa harus repot mengoperasikan kopling dan memindahkan gigi. Namun, kemudahan tersebut bukan berarti motor matik bisa dirawat seadanya.
Justru sejumlah komponen khusus pada motor matik membutuhkan perhatian rutin. Jika diabaikan, performa motor bisa menurun dan biaya perbaikan berpotensi membengkak.
Salah satu bagian yang wajib diperhatikan adalah CVT (Continuously Variable Transmission). Komponen ini bertugas meneruskan tenaga mesin ke roda belakang.
Debu dan kotoran yang menumpuk di ruang CVT dapat mengganggu kinerjanya. Karena itu, CVT perlu diperiksa dan dibersihkan secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan.
Pemilik motor juga perlu memperhatikan kondisi v-belt. Komponen tersebut memiliki usia pakai dan dapat mengalami keausan. Jika mulai retak, aus, atau kondisinya sudah tidak sesuai standar, penggantian perlu dilakukan.
Baca juga: 120 Pengendara Jelajah Jakarta-Mandalika
Jangan Lupakan Oli Mesin dan Oli Gardan
Perawatan berikutnya yang tidak kalah penting adalah mengganti oli mesin secara rutin. Oli berfungsi melumasi sekaligus membantu menjaga komponen mesin tetap bekerja dengan baik.
Selain oli mesin, motor matik umumnya juga memiliki oli gardan yang perlu diganti secara berkala. Penggantian sebaiknya mengikuti interval yang tercantum dalam buku manual kendaraan.
Kondisi oli yang sudah menurun tetapi terus digunakan dapat membuat perlindungan terhadap komponen tidak optimal.
Periksa Ban dan Rem
Baca juga: Honda Stylo 160, Skutik Retro dengan Mesin Bertenaga
Motor matik yang rutin digunakan juga harus mendapatkan pemeriksaan pada bagian keselamatan, terutama ban dan rem.
Tekanan ban sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Ban yang terlalu kempis maupun terlalu keras dapat memengaruhi kenyamanan dan pengendalian.
Kampas rem juga perlu diperiksa secara berkala. Jika muncul suara aneh, rem terasa kurang pakem, atau tuas rem terasa berbeda dari biasanya, pemeriksaan sebaiknya segera dilakukan.
Hindari Kebiasaan yang Mempercepat Kerusakan
Cara berkendara turut memengaruhi usia komponen motor matik. Kebiasaan melakukan akselerasi secara kasar, membawa beban berlebihan, atau terus memaksa motor bekerja dalam kondisi tidak prima dapat mempercepat keausan sejumlah komponen.
Karena itu, servis berkala tetap menjadi kunci. Jangan menunggu motor mogok atau mengalami masalah serius baru dibawa ke bengkel.
Dengan perawatan rutin dan penggunaan yang tepat, motor matik dapat tetap nyaman digunakan sekaligus membantu mencegah kerusakan komponen yang lebih mahal. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.