48 Siswa SD Kalipagu Belajar Keselamatan Kereta Api di Ajang KAI Mengajar

Banyumas Raya
By Hermiana E. Effendi  —  On Oct 10, 2026
Caption Foto : Daop 5 Purwokerto menggelar program KAI Mengajar di SDN Kalipagu, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas. (Foto : Dok. Daop 5 Purwokerto).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Mengenalkan keselamatan perjalanan kereta api kepada anak-anak menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan. Upaya tersebut dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto melalui program KAI Mengajar di SD Negeri Kalipagu, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.

Berkolaborasi dengan komunitas Railway Runners Trail, kegiatan ini diikuti 48 siswa yang mendapatkan pengalaman belajar langsung tentang dunia perkeretaapian. Tidak hanya mengenal kereta api dan profesi di balik operasionalnya, para siswa juga diajak memahami aturan keselamatan serta pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As'ad Habibuddin mengatakan, program KAI Mengajar merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda. Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan kereta api perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak terbiasa bersikap disiplin dan mengetahui risiko dari aktivitas yang membahayakan di sekitar jalur rel.

“Melalui KAI Mengajar, kami ingin mengenalkan dunia perkeretaapian kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kami berharap mereka tidak hanya mengenal berbagai profesi di lingkungan KAI, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keselamatan, mematuhi aturan di perlintasan sebidang, serta tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel,” ujar As'ad. 

Suasana pembelajaran semakin menarik dengan kehadiran sejumlah petugas KAI yang memperkenalkan profesi mereka secara langsung. Para siswa berkesempatan mengenal tugas masinis, kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), hingga petugas layanan pelanggan atau frontliner. Melalui pengenalan tersebut, siswa memperoleh gambaran mengenai tanggung jawab setiap petugas dalam mendukung kelancaran perjalanan kereta api, menjaga keselamatan, serta memberikan pelayanan kepada penumpang.

Baca juga: Kebun Raya Baturraden, Wisata Alam di Lereng Gunung Slamet dengan Pemandangan Memukau

Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan diingat oleh peserta. Selain mengenal profesi perkeretaapian, siswa juga mendapatkan pengetahuan dasar tentang kereta api dan tata cara berlalu lintas yang aman, khususnya ketika melewati perlintasan sebidang.

KAI turut menekankan larangan bermain, berkumpul, maupun melakukan aktivitas lain di sekitar jalur rel. Area tersebut merupakan kawasan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan apabila digunakan tidak sesuai peruntukannya.

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah vandalisme terhadap sarana dan prasarana kereta api. Tindakan merusak fasilitas perkeretaapian tidak hanya menimbulkan kerugian, tetapi juga berpotensi mengganggu keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api.

Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Hutan

Tak hanya berfokus pada keselamatan transportasi, program KAI Mengajar di SD Negeri Kalipagu juga membawa pesan tentang pelestarian alam. Para siswa diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan hutan di sekitar tempat tinggal. Pesan ini menjadi relevan untuk menumbuhkan kebiasaan positif sejak usia sekolah, mulai dari menjaga kebersihan hingga ikut melestarikan alam.

Baca juga: Dua Dosen UIN Saizu Purwokerto Mengajar di Filipina, Perkuat Jejaring Akademik Asia Tenggara

As'ad berharap edukasi yang diberikan melalui kegiatan tersebut dapat membentuk kesadaran anak-anak untuk menjaga keselamatan diri sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menegaskan, edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu cara untuk membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya keselamatan perjalanan kereta api. 

Kepala SD Negeri Kalipagu, Baturraden, Edy Santoso, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KAI Daop 5 Purwokerto serta komunitas Railway Runners Trail atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

"Program KAI Mengajar memberikan manfaat nyata bagi para siswa, terutama dalam menambah wawasan, memperluas pengetahuan mengenai dunia kerja, serta meningkatkan kesadaran tentang keselamatan dan kepedulian terhadap lingkungan," tuturnya.

Kegiatan pembelajaran di luar kelas seperti ini dinilai dapat memberikan pengalaman berbeda bagi siswa karena mereka tidak hanya menerima materi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para petugas yang menjalankan operasional perkeretaapian.

Melalui program KAI Mengajar, KAI Daop 5 Purwokerto berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat. Edukasi yang diberikan kepada generasi muda juga diharapkan menjadi bekal untuk membangun budaya keselamatan, kedisiplinan, dan kepedulian lingkungan sejak dini. (*)

Baca juga: Kick Off Bulan Inklusi Keuangan 2026, OJK Purwokerto Perluas Akses Keuangan dan Permodalan UMKM di Banyumas Raya

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat
VOX

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat

Redaksi Orbit-News.com | 17 Sep 2026

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: