Bidik 12 Kursi DPRD, PKB Banyumas Siap Kedepankan Politik Kehadiran di Masyarakat

Caption Foto : Ketua DPC PKB Banyumas, Imam Ahfaz menerima SK Kepengurusan DPC PKB Banyumas periode 2026-2031. (Foto : Hermiana E.Effendi).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyumas menyiapkan strategi politik berbasis kedekatan dengan masyarakat untuk menghadapi Pemilu 2029. Melalui pendekatan politik kehadiran, PKB Banyumas menargetkan penambahan perolehan kursi DPRD Banyumas dari sembilan menjadi minimal 12 kursi.

Strategi tersebut menjadi salah satu fokus kepengurusan baru PKB Banyumas periode 2026–2031. PKB Banyumas ingin memastikan keberadaan kader tidak hanya terlihat menjelang pemilu, tetapi juga hadir secara berkelanjutan untuk merespons persoalan masyarakat.

Ketua DPC PKB Banyumas, Imam Ahfaz mengatakan, target penambahan kursi legislatif harus diiringi kerja nyata kader di tengah masyarakat. Karena itu, penguatan organisasi dan peningkatan kualitas program kerja menjadi bagian penting dari persiapan menuju Pemilu 2029.

Hal tersebut disampaikan Ahfaz usai pengukuhan pengurus, orientasi politik, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PKB Banyumas di RM D'Garden Resto Purwokerto, Minggu (25/10/2026).

Menurut Ahfaz, politik kehadiran menjadi pendekatan yang akan dikedepankan untuk memperkuat hubungan partai dengan masyarakat. Kader diharapkan mampu memahami kebutuhan warga, mengawal aspirasi, serta ikut mendorong penyelesaian persoalan yang muncul di lingkungan masing-masing.

Baca juga: Lansia 83 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Sogra Banyumas

“Ke depan, PKB akan berupaya meningkatkan politik kehadiran di tengah masyarakat. Persoalan masyarakat, mulai dari pengangguran, UMKM, hingga pendidikan, akan menjadi perhatian kami,” tegasnya.

Ia menjelaskan, aspirasi yang dihimpun dari pengurus tingkat kecamatan hingga desa menunjukkan pentingnya program partai yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain pengangguran, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pendidikan. Ketiga bidang tersebut dinilai perlu mendapat perhatian melalui program yang jelas dan memiliki sasaran terukur.

Ahfaz menegaskan, kerja politik tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan konsolidasi dan agenda seremonial. Pengurus dan kader perlu menjalankan program yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Dengan demikian, politik kehadiran diharapkan menjadi bagian dari pola kerja organisasi sekaligus memperkuat keterlibatan kader dalam kehidupan sosial masyarakat.

Caption : Caption Foto : Pelantikan pengurus DPC PKB Banyumas periode 2026-2031, Minggu (25/10/2026). (Foto : Hermiana E.Effendi).

PKB Banyumas Targetkan Tambahan Tiga Kursi DPRD

Baca juga: Pengamat Unsoed Ingatkan Tuntutan Warga Banyumas Jangan Gado-gado, Ini Alasannya

Pada Pemilu 2024, PKB Banyumas memperoleh sembilan kursi DPRD Kabupaten Banyumas. Jumlah tersebut menempatkan PKB di urutan kedua setelah PDI Perjuangan yang memiliki 17 kursi. Untuk Pemilu 2029, PKB Banyumas membidik minimal 12 kursi, atau bertambah tiga kursi dibandingkan hasil pemilu sebelumnya.

“Saat ini hasil Pemilu 2024 baru sembilan kursi, sehingga pada Pemilu 2029 kami menargetkan bisa menjadi 12 kursi,” ujar Ahfaz yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Banyumas.

Selain di tingkat kabupaten, PKB Banyumas menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah dari dua menjadi tiga kursi. Sementara untuk DPR RI, partai tersebut berupaya mempertahankan satu kursi yang telah diperoleh, meskipun mengakui tantangan untuk menambah keterwakilan masih berat.

Ahfaz mengatakan, target tersebut membutuhkan kerja organisasi yang berkesinambungan. Konsolidasi internal harus berjalan seiring dengan peningkatan kehadiran kader di tengah masyarakat.

“Kami sudah berkomitmen dengan jajaran pengurus DPC untuk melakukan konsolidasi partai secara berkelanjutan. Melalui politik kehadiran, kami berharap perolehan kursi ke depan bisa bertambah,” katanya.

Baca juga: Owabong Purbalingga Diserbu Ribuan Pengunjung, Ada Balon Udara hingga Fun Run Bareng DJ

Untuk mendukung target politik tersebut, DPC PKB Banyumas mempercepat konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah. Konsolidasi di tingkat Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) ditargetkan selesai pada Oktober 2026, kemudian dilanjutkan ke tingkat ranting dengan target rampung pada November 2026. Penguatan struktur organisasi diharapkan mempermudah koordinasi dan memastikan program partai dapat dijalankan secara berkelanjutan hingga tingkat desa dan kelurahan.

Agenda pengukuhan pengurus, orientasi politik, dan Muskercab PKB Banyumas sendiri mencakup tiga kegiatan utama, yakni penyamaan orientasi politik, pengukuhan jajaran pengurus, serta pembahasan program kerja untuk masa bakti 2026–2031.

Ahfaz menyebut, penyamaan visi diperlukan karena kepengurusan baru turut mengakomodasi kalangan muda dan perempuan. Seluruh pengurus diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan dan pola kerja partai ke depan.

“Dengan komposisi pengurus yang cukup banyak, termasuk anak-anak muda dan perempuan, kita perlu menyamakan visi tentang bagaimana kerja-kerja partai ke depan,” pungkasnya. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: