OJK Purwokerto Gelar Fin Expo 2026, Literasi Keuangan Jangkau 15.471 Orang

Caption Foto : Kepala OJK Purwokerto, Dinavia Tri Riandari di acara Fin Expo 2026, Sabtu (24/10/2026). (Foto : Hermiana E.Effendi).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto terus memperluas edukasi dan akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah eks Karesidenan Banyumas. Sepanjang rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026, Duta Literasi Keuangan OJK Purwokerto atau Sobat Lik Jaka telah melaksanakan 177 kegiatan edukasi yang menjangkau 15.471 orang.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah mendorong masyarakat agar tidak hanya mengenal produk keuangan, tetapi juga mampu memilih layanan yang aman, mengelola keuangan secara bijak, serta menghindari penipuan berkedok investasi.

Komitmen itu kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Financial Expo (Fin Expo) dalam rangka puncak BIK 2026 di Rita Supermall Purwokerto, Sabtu (24/10/2026). Mengusung tema “Inklusi Keuangan Cerdas Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program edukasi dan inklusi keuangan yang berlangsung sejak Juli 2026.

Kepala OJK Purwokerto, Dinavia Tri Riandari mengatakan, penguatan literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian dari komitmen untuk memperluas pemahaman sekaligus akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan target indeks inklusi keuangan Indonesia sebesar 98 persen pada 2045 sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan Indonesia tercatat sebesar 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.

Baca juga: Lansia 83 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Sogra Banyumas

“Peningkatan literasi dan inklusi keuangan diharapkan membuat masyarakat semakin cerdas dalam memilih produk keuangan yang aman, terhindar dari kejahatan keuangan, serta memperoleh akses pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha,” jelasnya.

Dinavia menjelaskan, edukasi keuangan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, tetapi juga mendorong pemanfaatan layanan keuangan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, akses pembiayaan dapat membantu pengembangan usaha, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Caption : Caption Foto : Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti bersama Kepala OJK Purwokerto, Dinavia Tri Riandari dan Kepala BI Purwokerto, Aswin Gantina berkeliling melihat stan-stan di acara Fin Expo 2026, Sabtu (24/10/2026). (Foto : Hermiana E.Effendi).

Kinerja Perbankan Banyumas Raya Tumbuh Positif

Selain meningkatkan pemahaman masyarakat, perkembangan industri jasa keuangan di wilayah kerja OJK Purwokerto juga menunjukkan kinerja yang positif. Berdasarkan posisi Agustus 2026, total aset perbankan, baik bank umum, bank umum syariah, maupun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah, mencapai Rp58 triliun. Angka tersebut tumbuh 5,50 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Baca juga: Pengamat Unsoed Ingatkan Tuntutan Warga Banyumas Jangan Gado-gado, Ini Alasannya

Penghimpunan dana pihak ketiga mencapai Rp48 triliun, meningkat 7,71 persen secara tahunan. Sementara itu, penyaluran kredit tercatat sebesar Rp47 triliun atau tumbuh 4,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan industri jasa keuangan di wilayah kerja OJK Purwokerto. Namun, pertumbuhan industri perlu diimbangi dengan peningkatan pemahaman masyarakat agar produk dan layanan keuangan dapat dimanfaatkan secara tepat.

Dalam rangkaian BIK 2026, OJK Purwokerto juga mencatat realisasi inklusi keuangan berupa pembukaan 4.513 rekening, penerbitan 22 polis, pembiayaan kepada 1.298 debitur, serta pembiayaan emas sebanyak 915 gram.

Kegiatan edukasi dan inklusi keuangan yang dilaksanakan lembaga jasa keuangan di wilayah kerja OJK Purwokerto selama periode BIK melibatkan 29 perusahaan dengan total 64 kegiatan yang menjangkau 7.896 orang.

Puncak BIK 2026 dikemas melalui Fin Expo yang melibatkan OJK Purwokerto, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Purwokerto, serta pemerintah daerah di wilayah kerja OJK Purwokerto. Sebanyak 16 stan dari asosiasi dan lembaga jasa keuangan turut berpartisipasi. Kegiatan tersebut juga menghadirkan bazar UMKM melalui empat stan yang mewakili Kabupaten Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Baca juga: Owabong Purbalingga Diserbu Ribuan Pengunjung, Ada Balon Udara hingga Fun Run Bareng DJ

Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti mengapresiasi OJK Purwokerto dan FKIJK Purwokerto yang telah menyelenggarakan kegiatan BIK 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal, memahami, dan memanfaatkan layanan keuangan secara lebih baik.

Ia menekankan pentingnya memperluas akses keuangan agar tidak hanya dinikmati masyarakat perkotaan, tetapi juga pelaku UMKM, petani, nelayan, generasi muda, dan warga di wilayah pedesaan.

"Di tengah perkembangan layanan keuangan digital, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan berkedok investasi, pinjaman online ilegal, dan penyalahgunaan data pribadi," ungkapnya.

Sebelum pelaksanaan Fin Expo, OJK Purwokerto telah menggelar sejumlah kegiatan edukasi dan inklusi keuangan di berbagai wilayah.

Kegiatan tersebut meliputi Kick Off BIK 2026 di Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, pada 8 Oktober 2026; edukasi keuangan di Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, pada 15 Oktober 2026, serta edukasi bagi anggota Kelompok Swadaya Masyarakat Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (KSM TPST BLE) Kaliori, Banyumas, pada 22 Oktober 2026. 

Baca juga: Bidik 12 Kursi DPRD, PKB Banyumas Siap Kedepankan Politik Kehadiran di Masyarakat

Melalui pelaksanaan BIK 2026, OJK Purwokerto berharap masyarakat semakin mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat, memanfaatkan layanan keuangan formal dengan bijak, serta melindungi diri dari berbagai modus kejahatan finansial. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: