Tragis! Warga Patikraja Banyumas Tewas Saat Kuras Sumur Sedalam 13 Meter

Banyumas Raya
By Hervina  —  On Oct 17, 2026
Caption Foto : Tim SAR mengevakuasi jenazah warga Patikraja yang meninggal saat menguras sumur, Sabtu (17/10/2026). (Foto : Dok. Tim SAR).

ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS – Seorang warga berusia 64 tahun meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat menguras sumur sedalam sekitar 13 meter di Kelurahan Kedungwringin, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Sabtu (17/10/2026). Korban ditemukan tidak merespons saat keluarganya mencoba menghubungi dari atas sumur.

Korban diketahui bernama Karmijan. Peristiwa tersebut berujung pada operasi penyelamatan oleh Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR (USS) Banyumas bersama tim SAR gabungan. Namun, upaya evakuasi tidak dapat menyelamatkan nyawa korban.

Kepala Kantor SAR Cilacap, Wahyu Tri Agung, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, Karmijan masuk ke dalam sumur untuk menguras air sekaligus menyambung pipa paralon.

Setelah sekitar 30 menit, anak korban berusaha berkomunikasi dengan ayahnya. Namun, panggilan tersebut tidak mendapat respons. Keluarga yang khawatir kemudian meminta pertolongan kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Banyumas. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada USS Banyumas untuk mendapatkan penanganan dari tim penyelamat.

Tim rescue tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.40 WIB dan segera melakukan upaya evakuasi dari dalam sumur. Setelah melalui proses penyelamatan, korban berhasil diangkat pada pukul 16.30 WIB.

Baca juga: Bersih dan Higienis, Begini Cara SPPG Kanding Banyumas Menjaga Kualitas Makanan MBG

“Pada pukul 16.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia,” kata Wahyu Tri Agung.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Karmijan diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup, sedangkan seluruh personel dan unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Tim SAR Ingatkan Bahaya Bekerja di Dalam Sumur

Peristiwa tragis di Patikraja tersebut menjadi pengingat mengenai risiko keselamatan saat melakukan pekerjaan di dalam sumur atau ruang terbatas. Pekerjaan yang terlihat sederhana, seperti menguras sumur dan memperbaiki saluran air, dapat membahayakan keselamatan apabila dilakukan tanpa prosedur yang tepat.

Wahyu Tri Agung mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika bekerja di dalam sumur. Penggunaan peralatan keselamatan yang sesuai serta penerapan prosedur kerja yang benar perlu menjadi perhatian sebelum pekerjaan dimulai.

Baca juga: Pemkab Kebumen Pangkas Anggaran Hibah dan Bansos Rp26,96 Miliar

Masyarakat juga perlu memastikan adanya sistem pengamanan dan bantuan dari orang lain ketika melakukan pekerjaan di ruang terbatas. Langkah pencegahan tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan yang dapat berakibat fatal. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: