ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyumas membidik posisi lima besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25–30 Oktober 2026. Untuk mencapai target tersebut, kontingen Banyumas dipatok meraih 56 medali emas, 77 perak, dan 101 perunggu.
Target tersebut menunjukkan ambisi Banyumas untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah. Pada Porprov sebelumnya, Banyumas meraih 29 medali emas, 44 perak, dan 50 perunggu. Dengan demikian, target perolehan medali emas pada Porprov Jateng 2026 hampir dua kali lipat dibandingkan capaian sebelumnya.
Ketua KONI Banyumas, Arie Suprapto, mengatakan target tersebut telah disusun dengan mempertimbangkan hasil evaluasi terhadap seluruh cabang olahraga (cabor). Evaluasi dilakukan untuk mengukur kesiapan atlet sekaligus memetakan peluang masing-masing cabor dalam menyumbangkan medali.
Menurut Arie, target masuk lima besar bukan sekadar ambisi, melainkan sasaran yang diupayakan melalui persiapan dan pembinaan atlet secara terarah. Ia juga menyebut dukungan dari Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan prestasi tersebut.
“Kita mendapatkan dukungan luar biasa dari Pak Bupati, karena pembinaan atlet ini masuk dalam salah satu Program Trilas beliau, yaitu komitmen untuk meningkatkan prestasi olahraga Banyumas,” terangnya dalam perbincangan bersama Orbit-News.com, Jumat (16/10/2026).
Baca juga: Bersih dan Higienis, Begini Cara SPPG Kanding Banyumas Menjaga Kualitas Makanan MBG
Pada Porprov Jateng 2026, Banyumas akan mengirimkan 400 atlet dan 105 offisial. Mereka dipersiapkan untuk bersaing di berbagai cabang olahraga dengan harapan dapat menyumbangkan medali sebanyak mungkin bagi kontingen daerah.
Sejumlah cabor menjadi andalan Banyumas untuk mendulang medali emas, di antaranya panjat tebing, menyelam, panahan, paralayang, taekwondo, pencak silat dan masih banyak lainnya. Cabor-cabor tersebut dinilai memiliki peluang untuk memberikan kontribusi besar terhadap pencapaian target medali.
Salah satu faktor pendukungnya adalah ketersediaan venue atau tempat latihan di Banyumas untuk sejumlah cabor unggulan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memudahkan atlet menjalani latihan secara rutin dan meningkatkan kesiapan mereka menjelang pertandingan.
“Untuk cabor andalan, kita targetnya bisa mengantongi dua medali emas, meskipun ada cabor yang menyatakan siap untuk menyikat habis delapan nomor yang dipertandingkan,” tutur Arie.
Atlet Banyumas Jalani Training Center Jelang Porprov 2026
Baca juga: Pemkab Kebumen Pangkas Anggaran Hibah dan Bansos Rp26,96 Miliar
Memasuki masa persiapan akhir, para atlet Banyumas mulai menjalani pemusatan latihan atau training center (TC). Kegiatan tersebut dipusatkan di Hotel Dominic Purwokerto, sementara sejumlah cabor menjalani TC di luar daerah karena keterbatasan venue berstandar pertandingan di Banyumas.
"Lokasi pemusatan latihan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga. Tim dayung, misalnya, menjalani TC di Pangalengan, Jawa Barat. Selain itu, terdapat atlet dari sejumlah cabor yang menjalani pemusatan latihan di Blora dan Solo," jelas Arie.
Pemusatan latihan tersebut menjadi bagian penting untuk mematangkan kemampuan atlet sebelum menghadapi persaingan di tingkat provinsi. Selain meningkatkan teknik dan fisik, TC diharapkan dapat memperkuat kekompakan serta kesiapan mental atlet saat bertanding.
Tidak hanya memfasilitasi persiapan latihan, KONI Banyumas juga menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali. Total anggaran yang dialokasikan untuk bonus tersebut mencapai Rp3 miliar.
Kesiapan atlet, dukungan pemerintah daerah, pemusatan latihan, hingga penyediaan bonus menjadi bagian dari upaya KONI Banyumas mengejar target prestasi yang telah ditetapkan. Namun, hasil akhir tetap akan ditentukan oleh perjuangan para atlet saat menghadapi lawan di arena pertandingan.
Baca juga: Cegah Abrasi, AHY dan Ahmad Luthfi Perkuat Benteng Pesisir Demak dengan Mangrove dan HexBricks
“Kebutuhan cabor terpenuhi, digelar TC dan kita siapkan bonus, semoga semua itu bisa menjadi penyemangat bagi kontingen Banyumas dan pulang dengan membawa kemenangan yang membanggakan masyarakat Banyumas,” pungkas Arie Suprapto.
Dengan target 56 medali emas dan posisi lima besar, Porprov Jateng 2026 menjadi kesempatan bagi KONI Banyumas untuk menunjukkan hasil pembinaan olahraga yang selama ini dijalankan. Masyarakat pun menantikan perjuangan 400 atlet yang akan membawa nama daerah, dengan harapan setiap pertandingan menjadi langkah menuju prestasi yang lebih tinggi dan kebanggaan bagi Banyumas. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.