ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) memberikan bonus senilai Rp25 juta kepada Muhammad Fauji Ridwan atas keberhasilannya meraih juara pertama cabang Tilawah Al-Qur’an Putra dalam ajang internasional di Kuala Lumpur, Malaysia. Apresiasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penghargaan atas prestasi Fauji, tetapi juga mendorong lahirnya generasi baru qari Indonesia yang mampu bersaing di tingkat dunia.
Bonus diserahkan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad. Ia berpesan agar Fauji tetap menjaga semangat belajar dan tidak berhenti berkontribusi setelah meraih prestasi internasional. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan seni baca Al-Qur’an di Indonesia.
“Pokoknya terus dijaga ya semangatnya. Meskipun sudah juara apa saja nanti tetap harus ini. Utamanya untuk generasi yang akan datang itu,” ujarnya.
Menurut Abu Rokhmad, keberhasilan dalam musabaqah atau perlombaan membaca Al-Qur’an seharusnya tidak berhenti pada pencapaian pribadi. Para juara diharapkan mampu membagikan pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan mereka agar semakin banyak anak muda yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik.
Karena itu, ia mendorong para qari berprestasi untuk mengambil peran sebagai pelatih dan pembina bagi calon peserta musabaqah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat proses kaderisasi sekaligus menjaga keberlanjutan prestasi Indonesia dalam kompetisi tilawah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Kemenkes Kirim 500 Ribu Masker per Provinsi dan Siapkan Rumah Oksigen
Fauji Ridwan Raih Nilai 94,67 di Kompetisi Internasional
Muhammad Fauji Ridwan merupakan qari yang mewakili Indonesia dalam Majlis Tilawah dan Hafazan Al-Quran Peringkat Antarabangsa (MTHQA) ke-66 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kompetisi tersebut, Fauji berhasil meraih nilai 94,67 dan menempati peringkat pertama kategori Tilawah Al-Qur’an Putra. Hasil itu diumumkan pada 10 Oktober 2026.
Fauji mengungguli peserta Malaysia, Cik Hasnul Taqiyuddin bin Cik Sazali, yang memperoleh nilai 92,99. Sementara itu, peserta Belgia, Brahim Boughalab, berada di posisi berikutnya dengan nilai 92,17. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Indonesia setelah penantian panjang untuk kembali meraih gelar juara kategori tilawah putra dalam ajang internasional tersebut.
Prestasi Fauji bukanlah hasil yang berdiri sendiri. Sebelumnya, ia juga meraih juara cabang Tilawah Dewasa pada Seleksi Tilawatil Qur’an Nasional (STQN) 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan mewakili DKI Jakarta.
Rekam jejak itu menunjukkan pentingnya pembinaan yang berkesinambungan dalam menyiapkan qari berkualitas. Pengalaman berkompetisi di tingkat nasional menjadi salah satu bekal bagi Fauji untuk tampil dan meraih prestasi di panggung internasional.
Baca juga: Bansos PKH dan BPNT Kini Bisa Dicairkan di KDMP
"Keberhasilan Fauji harus menjadi dorongan bagi penguatan pembinaan qari di berbagai daerah. Selain melahirkan juara baru, upaya ini diharapkan dapat memperluas kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta menciptakan lebih banyak generasi muda yang mampu mengembangkan kemampuan tilawahnya hingga tingkat dunia," pesan Abu Rokhmad. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.