ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah dan pelaksanaan pembangunan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai kebijakan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri pengukuhan Ayi Riyanto sebagai Kepala Perwakilan BPKP Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (9/10/2026).
Menurut Luthfi, BPKP memiliki peran strategis dalam mendampingi pemerintah daerah, terutama untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik dan pembangunan sejalan dengan arah kebijakan nasional.
"Saya harap, pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah lebih aktif memanfaatkan layanan konsultasi BPKP. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memperkuat sistem pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran," tuturnya.
Luthfi menilai penguatan tata kelola keuangan semakin dibutuhkan di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Pemerintah tidak hanya dituntut mengelola anggaran secara tepat, tetapi juga harus mampu mengoptimalkan investasi dan menggali potensi ekonomi yang tersedia.
Baca juga: Bantuan Rp 5,25 Miliar untuk 1.750 Mustahik, Taj Yasin: Harus Ada Pendampingan
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPKP, penggunaan anggaran diharapkan semakin efektif dalam mendukung berbagai program pembangunan. Upaya tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah agar semakin progresif, sekaligus memperkuat manfaat pembangunan bagi masyarakat.
BPKP Siap Lanjutkan Kolaborasi dengan Pemprov Jateng
Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP, Setya Nugraha, menyatakan kesiapan lembaganya untuk melanjutkan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“BPKP Perwakilan Jawa Tengah siap berkolaborasi dengan Pak Gubernur beserta jajaran untuk mendukung, menyukseskan, memajukan, Jawa Tengah,” ujar Setya.
Ia turut mengapresiasi sejumlah capaian pembangunan di Jawa Tengah, di antaranya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, serta penurunan prevalensi stunting. Menurutnya, capaian tersebut perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui penguatan tata kelola pemerintahan serta pengawasan yang lebih optimal. (*)
Baca juga: ParagonCorp Borong Penghargaan di SICS Summit 2026, Angkat Isu Jerawat Punggung hingga Ketombe
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.