Bulog Banyumas Salurkan 26.000 Ton Lebih Beras, 490 Warga Grujugan Terima Bantuan

Banyumas Raya Ekonomi
By Hervina  —  On Sep 23, 2026
Caption Foto : Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya menyerahkan bantuan beras kepada warga Desa Grujugan secara simbolis pada Rabu (23/9) ( Foto : Hervina)

ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS — Perum Bulog Cabang Banyumas telah menyalurkan lebih dari 26.000 ton beras dalam program bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran tersebut menyasar warga yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 berdasarkan data penerima manfaat.

Pemimpin Cabang Bulog Banyumas, Prawoko Setyo Aji mengatakan, penyaluran bantuan pangan beras telah dilakukan selama tiga bulan terakhir, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Banyumas.

“Penerima manfaat berdasarkan data desil, yaitu desil 1 sampai dengan desil 4. Dari Bulog Banyumas sendiri telah menyalurkan sekitar 26.000 ton lebih beras kepada warga yang membutuhkan,” jelasnya, Rabu (23/9/2026).

Menurut Prawoko, Bulog Banyumas berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, Bulog juga berupaya menjaga ketersediaan stok beras agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan berusaha agar ketersediaan beras selalu aman,” katanya.

Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut

Salah satu penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan di Desa Grujugan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Sebanyak 490 warga menerima bantuan berupa beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap penerima memperoleh total 30 kilogram beras.

Caption : Pemimpin Cabang Bulog Banyumas, Prawoko Setyo Aji  menjelaskan mekanisme sistem penerimaan bantuan beras di Desa Grujugan, Kemranjen, Banyumas kepada Wakil Ketua Komisi VI DPR RI. (Foto : Hervina).

Bantuan Pangan Jangan Diperjualbelikan

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan masyarakat agar bantuan pangan yang diterima digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan tidak diperjualbelikan.

Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam

“Bantuan beras ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi warga dan tidak boleh diperjualbelikan,” pesannya.

Menurut Adisatrya, bantuan pangan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok, khususnya beras. Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menyinggung kondisi stok beras pemerintah yang saat ini melimpah. Besarnya stok tersebut membuat Bulog membutuhkan ruang penyimpanan tambahan, termasuk dengan menyewa gudang.

“Stok beras pemerintah melimpah hingga Bulog harus menyewa gudang,” katanya.

Adisatrya menjelaskan, Bulog telah mengajukan tambahan anggaran untuk mendukung ketersediaan sekaligus penambahan fasilitas gudang. Usulan tersebut kemudian mendapat persetujuan dari Komisi VI DPR RI. Menurutnya, dukungan terhadap sektor pangan merupakan bagian dari upaya mendorong kesejahteraan masyarakat. Ketersediaan beras yang aman serta distribusi bantuan yang tepat sasaran dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Desa Grujugan, Sugeng Susyanto mengatakan, penyaluran bantuan beras merupakan program yang rutin diterima masyarakat. Namun, penyaluran kali ini menjadi lebih istimewa karena dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.

Baca juga: Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Kebumen Meluas hingga 2 Hektare

“Penyaluran ini rutin, tetapi kali ini istimewa karena diserahkan secara simbolis langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI,” ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan, Siti Fatimah (56), mengaku bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Menurutnya, tambahan beras dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Alhamdulilah, sangat terbantu, dapat menjadi tambahan persediaan beras di rumah sekaligus membantu mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Siti berharap program bantuan pangan tersebut dapat terus berlanjut sehingga masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok.(*)

 

Baca juga: 5 Cafe Kekinian yang Ramai di Purwokerto, Cocok untuk Nongkrong dan Ngopi

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat
VOX

Kemarau, Harga Beras Naik, Belanja Dapur Makin Berat

Redaksi Orbit-News.com | 17 Sep 2026

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: