ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Tak perlu pergi jauh untuk mengenal kampus dengan suasana internasional. Pesan itu mengemuka saat 282 siswa kelas 12 SMAN 1 Rawalo, Banyumas, berkunjung ke Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Selasa (22/9/2026).
Para siswa tidak hanya diajak melihat fasilitas kampus, tetapi juga dikenalkan dengan berbagai pilihan program studi, jalur masuk perguruan tinggi hingga pengalaman belajar bersama mahasiswa dari berbagai negara.
Rombongan dipimpin Kepala SMAN 1 Rawalo Bambang Yuniarto dan diterima Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan bersama Ketua Pusat Promosi dan Informasi Mahasiswa Baru (PPIMB) Dr. Sumiarti serta jajaran tim PPIMB.
Ada 63 Mahasiswa dari 21 Negara
Di hadapan para siswa, Prof. Ridwan memperkenalkan UIN Saizu dengan identitas Kampus Desa Mendunia.
Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut
Sebutan tersebut bukan sekadar slogan. Saat ini, UIN Saizu memiliki 63 mahasiswa internasional yang berasal dari 21 negara di tiga benua.
Beberapa di antaranya berasal dari Mesir, Yaman, Oman, Pakistan, Iran, Bangladesh, Malaysia, Kamboja dan Thailand.
Prof. Ridwan pun melontarkan pertanyaan yang menarik perhatian para siswa.
"Jika orang Mesir saja jauh-jauh berkuliah di UIN Saizu Purwokerto, bagaimana dengan adik-adik dari Rawalo atau Banyumas?" ujarnya.
Ia ingin para siswa melihat bahwa kesempatan menempuh pendidikan tinggi di kampus dengan jejaring internasional juga terbuka bagi mereka.
Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam
Bukan Hanya Kuliah Keagamaan
UIN Saizu saat ini memiliki enam fakultas dengan 29 program studi jenjang sarjana. Pilihan pendidikan juga tersedia hingga jenjang magister dan doktor.
Bidang keilmuan yang ditawarkan cukup beragam. Fakultas Sains dan Teknologi, misalnya, memiliki program studi Arsitektur, Ilmu Lingkungan, Informatika, serta Perpustakaan dan Sains Informasi.
UIN Saizu juga memiliki capaian institusi berupa tiga bintang QS Stars serta sertifikasi ISO untuk layanan akademik.
Prof. Ridwan mengajak siswa tidak ragu mencari informasi mengenai program studi dan jalur penerimaan mahasiswa baru.
Baca juga: Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Kebumen Meluas hingga 2 Hektare
"Kami membuka pintu UIN Saizu selebar-lebarnya agar adik-adik bisa menjadi bagian dari keluarga besar kami," katanya.
Lima Siswa Sudah Lolos Jalur SPAN-PTKIN
Kunjungan tersebut menjadi semakin relevan karena sebagian siswa SMAN 1 Rawalo memang telah berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Dari 282 siswa yang mengikuti kunjungan, 156 orang atau 55,3 persen menyatakan berminat meneruskan pendidikan setelah lulus SMA.
Bahkan, lima siswa SMAN 1 Rawalo telah diterima di UIN Saizu melalui jalur SPAN-PTKIN tahun ini.
Baca juga: 5 Cafe Kekinian yang Ramai di Purwokerto, Cocok untuk Nongkrong dan Ngopi
Kepala SMAN 1 Rawalo Bambang Yuniarto berharap jumlah tersebut terus meningkat.
Ia mengatakan kunjungan ke kampus menjadi pengalaman penting bagi siswa agar mereka tidak sekadar memilih perguruan tinggi berdasarkan informasi dari luar, tetapi dapat melihat langsung suasana akademiknya.
"Semoga di tahun-tahun mendatang semakin banyak lulusan SMAN 1 Rawalo yang diterima di sini," ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa SMAN 1 Rawalo untuk mempersiapkan pilihan pendidikan setelah lulus sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dan UIN Saizu. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.